Suara.com - Ketika Google memamerkan konsep mobil nirawaknya pada Mei 2014, yang tampak bukan hanya sebuah mobil mungil mirip kumbang yang tak memiliki setir atau pedal rem dan gas. Dunia saat itu berbicara soal transportasi publik baru yang otak dan fisiknya diciptakan Google.
Tetapi kini mimpi itu sepertinya pupus. Waymo, anak usaha Google yang ditugasi untuk mengembangkan teknologi mobil autokemudi, pada awal pekan ini mengumumkan menghentikan pengembangan Firefly, purwarupa mobil nirawak yang mirip kumbang itu.
Sebagai gantinya Waymo akan menggunakan sebuah mobil bikinan Chrysler dalam pengembangan teknologi nirawaknya. Keputusan ini menunjukkan bahwa Google tak akan memproduksi mobil sendiri, tetapi memilih untuk berkolaborasi dengan produsen mobil untuk mengembangkan teknologi nirawak.
"Kini setelah kami melangkah ke fase selanjutnya - yakni menyediakan mobil nirawak kami untuk digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari - kami memutuskan untuk mengistirahatkan armada Firefly dan fokus mengintegrasikan teknologi nirawak pada kendaraan-kendaraan lain seperti Chrysler Pacifica," tulis Waymo dalam blog resminya.
Langkah ini mengingatkan publik pada fase awal pengembangan mobil nirawak Google, ketika masih menggunakan armada Toyota Prius dan Lexux.
Adapun Chrysler Pacifica yang digunakan Google saat ini dipersenjatai dengan radar, radar laser (LiDar), sistem kamera, dan teknologi kecerdasan buatan terbaru yang diklaim mampu menganalisis kondisi jalanan dengan lebih baik dan akurat.
Selain itu Pacifica juga mampu melesat dengan kecepatan tinggi, sesuai dengan kondisi mengemudi sehari-hari di jalanan, jauh di atas kecepatan maksimal Firefly yang cuma bisa melaju dengan kecepatan maksimal 40km/jam. (The Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya