Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengatakan bahwa masuknya Wuling belum akan memperbesar pasar mobil nasional secara signifikan. Gebrakan merek Cina itu baru akan terasa paling cepat tahun depan.
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, mengatakan bahwa proyeksi Gaikindo mengenai penjualan mobil di Indonesia pada tahun ini tidak berubah. Pasar roda empat di 2017 masih diperkirakan relatif stagnan.
"Tetap kami tahun ini memprediksi 1,1 juta kendaraan," ujarnya saat menghadiri peresmian pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (11/7/2017).
Sementara menurut Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto, tidak berubahnya prediksi Gaikindo tersebut karena Wuling pada tahun ini hanya memiliki beberapa bulan. Wuling, kata Jongkie, baru mulai meluncurkan produk serta membukukan penjualan di Agustus nanti.
"Dari Agustus ke akhir tahun, kan, tinggal empat bulan lagi. Kami juga belum tahu berapa banyak yang akan disebarkan (ke pasar) sampai akhir tahun. Jadi, tahun ini kami belum mengubah target, masih di angka 1,1 juta unit," papar Jongkie.
Wuling, yang bermitra dengan General Motors asal Amerika Serikat, masuk ke Indonesia dengan investasi 700 juta dollar AS (Rp9,3 triliun). Dengan dana sebesar itu Wuling telah membangun pabrik berkapasitas 120.000 unit per tahun plus pabrik-pabrik pemasok komponen di lahan seluas 60 hektar.
Rencananya mulai Agustus nanti Wuling mulai menjual mobil perdananya Confero S, yang akan masuk ke segmen low multi purpose vehicle (LMPV), salah satu ceruk paling populer di Tanah Air.
Wuling sendiri baru menargetkan menjual 8.000 unit mobil hingga akhir 2017 dan pada 2018 mendatang akan meluncurkan lagi dua varian baru.
Berita Terkait
-
Diam-diam Pasar Mobil PHEV Meledak di 2026, Naik Nyaris 400 Persen
-
Wuling Pamerkan Mobil Bertema Disney di Jakarta Fair 2026
-
Pilihan Mobil PHEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM
-
Nasib Garansi Seumur Hidup Mobil Listrik Wuling Saat Berpindah Tangan
-
Terpopuler: Cruiser ala Harley tapi Harga Mirip Scoopy, Pesona SUV Mungil Wuling
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Intip Fakta dan Spesifikasi 'EV' Roda Tiga Racikan Pindad
-
Mengamuk di Jepang! Pembuktian Buasnya Mesin CBR Series Bawa AHRT Borong Podium ARRC Motegi
-
Diam-diam Pasar Mobil PHEV Meledak di 2026, Naik Nyaris 400 Persen
-
Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya
-
Garansi Motor Yamaha Langsung Gugur saat Modifikasi Dua Bagian Ini
-
Maxi Series Kuasai 50 Persen Penjualan Yamaha di Bandung
-
Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Raih Podium Bersejarah di World Supersport Misano
-
Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan
-
Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat
-
Deretan Modifikasi Yamaha Grand Filano dan Fazzio yang Curi Perhatian di Bandung