Mitsubishi Xpander. (Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi)
Mitsubishi akan mengekspor Xpander buatan Indonesia ke empat negara sebagai awal, dan semuanya berada di region Asia Tenggara (ASEAN). Akan tetapi, pabrikan ini membeberkan bahwa mereka bakal memperluas pasar ekspor hingga ke negara-negara di luar ASEAN.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Chief Executive Officer Mitsubishi Motor Corporation, Osamu Masuko, dalam wawancara eksklusif dengan segelintir media massa terpilih, termasuk Suara.com. Interviu dengan Masuko dilakukan di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, 10-20 Agustus di Indonesia Convention Exhibition, Serpong, Tangerang.
Masuko menjelaskan, mulai Februari 2018, kendaraan low multi purpose vehicle (LMPV) yang baru saja meluncur di GIIAS 2017 itu bakal mulai di ekspor ke seputar ASEAN terlebih dahulu. "Negara pertama ada Filipina. Lalu menyusul secara bertahap Thailand, Malaysia, dan Vietnam juga," ungkapnya.
Xpander diproduksi di pabrik baru Mitsubishi di Cikarang, Bekasi. Kapasitas produksi untuk pesaing Toyota Avanza dan Honda Mobilio ini ialah 80 ribu unit per tahun.
Menurut Masuko, target untuk ekspor ialah 20 ribu unit dalam setahun.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa di masa depan, Mitsubishi berambisi memperluas area ekspor hingga di luar ASEAN. "Sekarang pasar ekspor utama di ASEAN, tapi di masa depan kami punya peluang mengembangkan pasar baru di luar itu. Jadi, di masa depan kami punya peluang untuk ekspor lebih banyak lagi," akunya.
Namun, Masuko belum bisa merincikan negara-negara apa saja yang menjadi target ekspor Xpander di masa mendatang.
Xpander, di Indonesia, dijual dengan harga mulai Rp189,05 juta hingga Rp245,35 juta on the road Jakarta untuk enam variannya. Target penjualan di Indonesia untuk saat ini adalah 3.000-4.000 unit per tahun.
Masuko menerangkan, Xpander hasil produksi Indonesia berperan penting dalam rencana pertumbuhan penjualan Mitsubishi, baik secara global maupun di Indonesia.
"Di Indonesia, tahun lalu, kami jual sekitar 70 ribu unit kendaraan dan tahun ini kami akan targetkan 96 ribu unit. Ini peningkatan sangat besar, sekitar hampir 30 ribu unit, dan mayoritas akan disumbangkan oleh Xpander," tukasnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Adu Mobil Bekas Mitsubishi Mirage vs Nissan March, Mending Mana?
-
Harga Mobil Mitsubishi Februari 2026, Mending Xforce atau Xpander Cross?
-
Mitsubishi Targetkan 3000 SPK di IIMS 2026
-
Mitsubishi Bawa Mobil Hybrid ke Indonesia di Semester II 2026
-
Mitsubishi Destinator Sekelas dengan Mobil Apa? Ini 5 Alternatif yang Tak Kalah Tangguh
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Intip Skema Cicilan Toyota Veloz Hybrid di IIMS 2026
-
5 Pilihan Mobil Pertama untuk Belajar Nyetir: Body 'Kaleng' Kuat, Sparepart Murah Kalau Nyerempet
-
Terpopuler: 5 Mobil Double Cabin Lebih Murah dari Brio, Harga Daihatsu Ayla Bekas
-
Adu Mobil Bekas Mitsubishi Mirage vs Nissan March, Mending Mana?
-
Harga Mobil Mitsubishi Februari 2026, Mending Xforce atau Xpander Cross?
-
Berapa Km Mobil Bekas Masih Bisa Dianggap Bagus? Ini 5 Rekomendasinya, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
Berapa Harga Mobil Ayla Bekas? Mobil Second Rasa Baru
-
BYD Siapkan Denza B5 PHEV Perkuat Dominasi Pasar Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia
-
Teduh di Musim Hujan tapi Harga Sekelas Aerox, Ini 5 Mobil Bekas 30 Jutaan yang Bagus
-
Aki Bekas Mobil Dihargai Berapa? Ini Kisarannnya di Pasaran