Suara.com - Toyota bakal berkonsentrasi merakit mobil-mobil rendah emisi gas buang di Indonesia, di atas tiga tahun dari sekarang. Meski belum bersedia mengonfirmasi secara eksplisit, C-HR hibrida disinyalir menjadi salah satu di antaranya.
"Setelah 2020, kami akan fokus memproduksi mobil rendah emisi," kata Presiden Direktur PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Warih Andang Tjahjono, saat ditemui di selepas wisuda angkatan kedua Toyota Indonesia Academy, Rabu (30/8/2017) kemarin di Karawang, Jawa Barat.
Warih menolak mengatakan apakah C-HR hibrida, yang tak lama lagi diintroduksi di jagad otomotif Nusantara, menjadi salah satu di antaranya. Ia hanya memberi petunjuk bahwa model-model rendah emisi gas buang yang nantinya dirakit di sini, menurutnya, ada banyak.
"Enggak etis lah, disebut sekarang," lanjut dia.
Dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, 10-20 Agustus kemarin, Toyota memang memastikan akan meluncurkan C-HR hibrida ke Nusantara dengan memanfaatkan insentif pajak dalam regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) yang sekarang masih disusun pemerintah.
Waktu peluncuran sport utility vehicle (SUV) ini dilakukan setelah regulasi terbit, antara akhir tahun ini atau selambat-lambatnya kuartal satu 2018. Rencananya C-HR hibrida bakal diimpor terlebih dahulu sambil menunggu pasarnya terbentuk di Tanah Air.
Di sela-sela GIIAS 2017, Kementerian Perindustrian juga mengutarakan harapan agar mobil-mobil ramah lingkungan impor yang mendapat insentif pajak sudah dapat diproduksi di negara ini setidaknya pada 2022.
Toyota merespons positif permintaan pemerintah ini.
"Insya Allah bisa. (Kami akan rakit) semua mobil rendah emisi untuk masyarakat Indonesia. Jangan takut," tegas Warih.
Sewaktu paparan performa ekspor semester satu 2017 pada akhir Juli, Toyota sempat pula membeberkan untuk menambah ekspor kendaraan berstandar emisi gas buang EURO 6 dari Indonesia. Saat ini, model berstandar tersebut yang menjadi komoditas ekspor barulah Sienta, dengan tujuan ke Singapura.
Warih, sayangnya, belum juga mau membuka lebih banyak soal ini.
Berita Terkait
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?