Suara.com - Hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat (AS) penuh pasang-surut dan hampir selalu diwarnai gejolak. Meski kedua negara tak bisa dikatakan akur, Presiden Rusia, Vladimir Putin, tidak keberatan jika kelak punya mobil listrik asal AS yaitu Tesla.
Sebuah pertanyaan sederhana namun menarik muncul saat Putin menghadiri diskusi mengenai energi di Moskwa, Rusia, pada Rabu (4/10/2017) waktu setempat. Putin, mantan agen badan intelejen Uni Soviet KGB (Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti), ditanya apakah ia mau membeli mobil-mobil listrik Tesla.
"Kenapa tidak?" jawab Putin kemudian, seperti diwartakan Bloomberg. "Apa Anda berpikir bahwa kami hanya akan berkendara menggunakan gerobak atau sesuatu lainnya? Tidak, kami tidak akan naik gerobak. Atau, Anda berpikir kami berkendara naik tank?"
Putin mengaku menyukai mobil-mobil listrik yang berbobot ringan, cepat, dan efisien yang pernah ditunjukkan pabrikan-pabrikan AS dan Jepang kepadanya. Namun, ia mengatakan lebih memilih kendaraan berbahan bakar gas alih-alih listrik.
Hal ini karena menurut Putin pembangkit-pembangkit tenaga listrik masih menggunakan bahan bakar fosil, terutama batu bara. Jadi listrik yang digunakan untuk mengisi baterai tak sebersih yang dibayangkan.
"Karena itu bahan bakar seperti gas alam, dalam pandangan kami, sangat ramah lingkungan dibandingkan mobil listrik," ucap Putin.
Rusia sendiri merupakan salah satu produsen gas alam terbesar di dunia.
Putin dikenal sebagai sosok yang menyukai otomotif. Dia pernah mengajak mantan Presiden AS, George W. Bush, berkeliling kediamannya di Moskow menggunakan mobil klasik Soviet, Gaz-21.
Putin juga pernah mengetes sendiri mobil hibrida gas-listrik bernama Yo-mobile yang merupakan hasil pengembangan miliuner Rusia, Mikhail Prokhorov, pada 2011. Ia pun sempat mengendarai sedan Lada Kalina sejauh 2.000 km pada 2010 demi memamerkan jalan tol baru di timur jauh Rusia.
Berita Terkait
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
5 Mobil Paling Irit Biaya Servis, Sparepart Melimpah dan Ringan Buat Harian
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Layanan Purna Jual Topang Bisnis Auto2000 di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India