Suara.com - Mitsubishi sejak beberapa waktu lalu sudah memastikan bahwa Xpander rakitan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat merupakan produk untuk pasar global yang akan diekspor mulai awal 2018. Kendaraan yang di Indonesia dipasarkan di segmen low multi purpose vehicle (LMPV) ini sendiri akan dipasarkan di dunia dengan nama sama: Xpander.
"Memang, dahulu, memasarkan sebuah kendaraan dengan nama lokal yang berbeda-beda adalah hal yang banyak dilakukan. Tapi industri otomotif kini semakin mengarah ke satu nama yang berlaku global," kata Chief Operating Officer Mitsubishi Motors Corporation, Trevor Mann, pada Selasa (3/10/2017) di Cikarang.
Dia berbicara di sesi konferensi pers dimulainya pengiriman perdana Xpander kepada konsumen di Tanah Air.
Lebih lanjut, pemakaian nama yang berlaku global untuk kendaraan, menurut Mann, menguntungkan antara lain dari sisi efisiensi strategi pemasaran.
"Jika kita mampu memilih nama yang tepat, nama itu akan sampai ke khalayak luas dan menjadi sebuah pencitraan yang tak hanya berlaku lokal, tapi juga global," paparnya.
Xpander meluncur di Indonesia pada 10 Agustus dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Mobil berbanderol Rp189,05-245,35 juta on the road Jakarta itu sudah dipesan lebih dari 23 ribu unit oleh konsumen Tanah Air dengan pengiriman yang dimulai per awal Oktober.
Xpander diproduksi di pabrik Mitsubishi Cikarang per September tahun ini. Dari total kapasitas produksi 160 ribu unit di pabrik ini, sebanyak 80.000 unit dialokasikan untuk Xpander, dengan pembagian 60.000 unit untuk pasar domestik dan 20.000 unit bagi pasar ekspor.
Xpander nantinya mulai diekspor pada Februari 2018 dengan tujuan Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Amerika Latin.
"Ekspor ini akan berdampak signifikan terhadap industri otomotif Indonesia karena kalau kami hanya mengandalkan pasar domestik saja, kami bakal benar-benar bergantung pada laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia," tandas Mann.
Berita Terkait
-
Adu Mobil Seharga NMax tapi Muat 8 Penumpang: Pilih Mitsubishi Maven atau Suzuki APV?
-
Suzuki Menyerah dan Pilih Jual Pabrik Produksi ke Ford
-
Harga Mitsubishi Destinator Baru vs Bekas, Selisihnya Bikin Mikir
-
Mitsubishi Xforce Ubah Standar SUV Kompak Tanah Air, Tawarkan Fitur Canggih dan Kabin Luas
-
6 Mobil Bekas Paling Irit Bensin, Pajak Murah, dan Perawatan Anti-Pusing untuk Usia 25-40 Tahun
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?