Suara.com - Seorang miliuner perempuan asal Norwegia, Katharina Gamlemshaug Andresen, melakukan tindakan melanggar hukum dan membahayakan orang lain karena mengemudi sambil mabuk. Sebagai ganjarannya, ia dikenai denda lebih dari Rp400 juta dan beberapa hukuman lainnya.
Andresen, 22, ialah miliuner termuda dan terkaya nomor dua di dunia, sekaligus pewaris dari salah satu perusahaan raksasa Norwegia bernama Ferd yang dimiliki keluarganya. Kekayaannya diperkirakan mencapai setidaknya 1,23 miliar dollar AS (Rp16,65 triliun).
Andresen, seperti diwartakan Carscoops, Selasa (21/11/2017), sendiri baru saja mendapat pelajaran bahwa ia tak kebal hukum dan tak bisa berbuat seenaknya meskipun kekayaannya berlimpah.
Andresen, pada pekan lalu, diberhentikan oleh polisi lalu lintas yang curiga bahwa perempuan ini mengemudikannya sambil mabuk. Dugaan polisi ternyata benar. Setelah dites, kadar alkohol dalam darahnya ternyata tiga kali lipat di atas batas yang diperbolehkan oleh undang-undang Norwegia.
Akhirnya, ia pun ditilang dan didenda dengan nilai yang setara dengan 30.400 dollar AS (Rp411,5 juta). Tak hanya itu, Andresen juga harus masuk tahanan selama 18 hari.
Surat izin mengemudinya pun dibekukan selama 13 bulan.
Denda tilang karena mengemudi sambil mabuk di Norwegia berbeda-beda bagi tiap orang, tergantung dari perhitungan aset yang dipunyai. Menariknya, Andresen lolos dari estimasi nominal denda yang seharusnya ia terima karena belum memiliki saham di perusahaan keluarganya dan belum tercatat punya pendapatan tetap.
Namun, akhirnya pengadilan kota Oslo menetapkan jumlah senilai Rp411 juta atas dasar perkiraan kekayaan pribadi.
Baca Juga: Menyetir Saat Capek Sama Bahayanya dengan Sambil Mabuk
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
750 Personel Gabungan Kawal Demo Cipayung Plus dan Mahasiswa Hukum Hari Ini
-
UU Pusat Finansial Internasional: Awas Bahaya Shell Company dan Arbitrase!