Suara.com - Biduk rumah tangga Wayne Rooney dengan Coleen Rooney kini dalam prahara pelik. Coleen dikabarkan meminta Rooney untuk mengambil cuti dari lapangan hijau.
Permintaan itu demi menyelamatkan pernikahan mereka yang telah berlangsung selama sembilan tahun dan dikarunia tiga anak. Terlebih lagi, Coleen kini tengah mengandung anak keempat mereka.
Tidak akan ada asap jika tidak ada api tentunya atas permintaan perempuan yang memiliki nama lahir Coleen Mary McLoughlin.
Semua itu buntut dari tertangkap basahnya Rooney jalan dengan perempuan lain yang diketahui bernama Laura Simpson, 29 tahun.
Kejadian ini bermula saat mantan penyerang Manchester United yang kini bermain di Everton, ditangkap kepolisian Inggris tidak jauh dari rumahnya di Cheshire pada, Jumat (1/9/2017) dini hari waktu setempat.
Rooney didakwa berkendara dalam keadaan mabuk saat mengendarai mobil Volkswagen Beetle milik Laura usai keduanya 'berpesta' di sebuah bar.
Meski telah dibebaskan, penyerang berusia 31 tahun itu akan menjalani persidangan kasusnya pada 18 September mendatang.
Laura sendiri, dikutip dari Daily Mail, dilaporkan telah berhenti dari jabatannya sebagai sales manajer di sebuah perusahaan pengembang properti setelah peristiwa itu terkuak ke media.
Sedangkan, Coleen dilaporkan sejumlah media ternama di Inggris, sudah tidak lagi mengenakan cincin pernikahannya dengan Rooney saat belanja di supermarket setempat, Senin (11/9/2017) pagi waktu setempat.
Baca Juga: Ganda Putra Jadi Tumpuan Indonesia di Korea Open
Kabar Coleen meminta Rooney cuti dari dunia sepakbola demi melanggengkan keutuhan rumah tangga mereka, diungkapkan seorang teman dari keluarga tersebut.
"Coleen ingin mereka pergi (liburan) sebagai sebuah keluarga," kata sumber tersebut dilansir The Sun dan dikutip dari IBT Times, Selasa (12/9/2017).
"Dia (Coleen) berpikir penting (Rooney) menjauh dari dunia sepakbola dan menghabiskan waktu bersama--dia dan anak-anak."
"Pikiran Rooney sedang kacau dan tampak tertekan. Jika Rooney ingin menyelamatkan rumah tangganya, inilah saatnya untuk menempatkan sepakbola jadi pilihan kedua," pungkas sumber tersebut.
Berita Terkait
-
Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?
-
Dikontrak 5 Tahun Manchester United, Carlos Baleba Resmi Kenakan Nomor Keramat
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T
-
Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo
-
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional
-
Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang