Suara.com - Memiliki mobil listrik rupanya sangat efisien dan jauh lebih lebih hemat dibandingkan dengan ketika memiliki mobil berbahan bakar bensin maupun solar, demikian hasil sebuah penelitian terbaru di Inggris, Amerika Serikat dan Jepang.,
Mobil listrik murni memiliki ongkos bahan bakar yang jauh lebih murah - karena harga listrik memang lebih murah dari harga BBM, dan biaya perawatannya juga sangat murah, mengingat mobil listrik mesinnya lebih sederhana. Di Inggris, biaya kepemilikan mobil listrik per tahun 10 persen lebih murah dibandingkan dengan jika memiliki mobil diesel atau bensin.
Adapun mobil hibrida dinilai lebih mahal, bahkan jika dibandingkan dengan mobil berbahan bakar minyak. Alasannya karena pemilik harus mengeluarkan biaya untuk dua mesin dalam satu mobil.
"Kami terkejut dan menjadi lebih bersemangat, karena mobil listrik akan semakin murah dan kami memperkirakan bahwa harga baterai akan terus turun," kata James Tate, peneliti dari University of Leed, Inggris yang temuannya diterbitkan dalam jurnal Applied Energy.
Dalam penelitiannya Tate dkk menganalisis total biaya kepemilikian mobil selama empat tahun, mulai dari harga pembelian dan penyusutannya, ongkos BBM, asuransi, pajak, dan perawatan. Dari hasil analisis itu ditemukan bahwa mobil listrik memiliki biaya kepemilikan jauh lebih murah baik ketika penelitian digelar di Inggris, Jepang, Texas, dan California.
Berdasarkan analisis Tate dan timnya, faktor yang paling menekan biaya pada mobil listrik adalah harga listrik dan biaya perawatan.
Selain karena biaya kepemilikannya yang murah, mobil listrik di ketiga negara itu juga mendapat fasilitas subsidi dari pemerintah. Di Inggris dan Jepang, mobil listrik mendapat subsidi sebesar 5.000 pound sterling sementara di AS, mobil listrik menerima subsidi sebesar 6.500 pound sterling.
Biaya kepemilikan yang murah ini diyakini menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan penjualan mobil listrik di dunia. Para peneliti, seiring dengan semakin tingginya permintaan dan besarnya kapasitas produksi, harga mobil listrik akan menjadi semakin murah dalam tahun-tahun mendatang. (The Guardian)
Tag
Berita Terkait
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
5 Mobil Paling Irit Biaya Servis, Sparepart Melimpah dan Ringan Buat Harian
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Layanan Purna Jual Topang Bisnis Auto2000 di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India