Suara.com - Mobil pertama yang dirancang dan diproduksi di India bernama Pingle, telah hilang dari HAL (Hindustan Aeronautics Limited), Bengaluru, tempat ia dipajang. Pingle diproduksi seorang insinyur lokal pada awal 1950-an, prototip mobil Pingle dikembangkan di Hyderabad sementara kendaraan tersebut terbentuk di HAL.
Mukkaram Jah, cucu Nizam Mir Osman Ali Khan telah mengusulkan untuk mendirikan fasilitas manufaktur untuk memproduksi Pingle. Namun, usulan tersebut ditolak Pemerintah Pusat dan karenanya, Pingle tidak pernah masuk dalam produksi massal.
Anggota keluarga perancang telah meminta mobil untuk dilacak dan dibawa kembali ke Hyderabad dan ditampilkan sebagai warisan dan mobil antik.
Mobil tersebut bergerak di jalan Hyderabad bahkan selama tahun 1970-an dan dikenal sebagai kebanggaan Hyderabad. Kendaraan tersebut dinamai insinyur desainer Pingle Madhusudhan Reddy yang akrab dipanggil PM Reddy.
Dimaksudkan untuk kelas menengah ke bawah dan atas, mobil murah itu menjadi daya tarik bintang di pameran Hyderabad di awal 1950-an dan prototip yang sama juga dipajang di pameran tahun 1956.
Pingle diperkirakan menghabiskan biaya sekitar 4600 rupee atau sekitar Rp979 ribu per unit sebelum pajak (harga saat itu). Rencanana, perusahaan akan menghasilkan 7000 contoh.
Rendahnya harga ini disebabkan oleh semakin sedikit komponen bergerak yang terlibat dalam mesin, gearbox, transmisi dan penggunaan mesin yang sangat otomatis untuk memproduksi komponen ini.
Kabarnya, Pingle diproduksi di Praga Tools Corporation (sekarang sudah tidak berfungsi lagi) dan didukung oleh motor bensin 2 langkah, 2 silinder, berpendingin udara yang menghasilkan 7 HP tenaga. Mobil itu memiliki bodi yang terbuat dari serat kaca bertulang. [Motorbeam]
Baca Juga: Viral! Polisi India Atur Lalu Lintas Sambil Joget "Moonwalk"
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru
-
Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas
-
Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
-
Sibuk Bolak-Balik Jakarta-Bali, Ini Standar Hunian Nyaman dan Fungsional Versi Christian Sugiono
-
Praktis Dibawa Berpergian! 4 Brightening Cleansing Wipes Buat Wajah Cerah
-
Tanpa Pelantikan, Prabowo Resmi Angkat Kuntadi sebagai Jampidsus
-
7 Motor Kuat Nanjak dan Angkat Barang Berat tapi Irit Bensin, Harga 5 Jutaan
-
Bisakah Label dan Pajak Karbon pada Pangan Tekan Emisi Tanpa Bebani Konsumen? Peneliti Ungkap Ini
-
4 Ide OOTD Romantic Soft Girl ala A-na Hearts2Hearts yang Super Gemas!
-
Purbaya Tegaskan Kebijakan Layer Tarif Cukai Rokok Berlaku Tahun Ini, Tinggal Tunggu DPR