Suara.com - Setiap laporan penjualan akhir semester sebelumnya untuk Tesla, telah diantisipasi dengan sangat baik. Tapi tidak untuk kuartal keempat tahun 2017, suatu periode waktu di mana produsen mobil tersebut dengan putus asa berusaha meningkatkan produksi Model 3 yang baru.
Setelah mengalami bottleneck manufaktur baterai dan kehilangan target pengirimannya di kuartal sebelumnya. Pabrikan pun merilis angka penjualan untuk tiga bulan terakhir tahun 2017 adalah:
Tesla Model S - 15,200
Tesla Model X - 13,120
Tesla Model 3 - 1,550
Total pengiriman Q4: 29.870
Untuk produsen mobil listrik, hasilnya adalah kuartal terbaik mereka sampai saat ini, bahkan tanpa komponen Model 3. Angkanya pun meningkat 27 persen dari Q4 2016. Ini juga menandai kenaikan 9 persen dari kuartal terakhir.
Untuk tahun ini, total produksi sebesar 101.312 kendaraan, meningkat 33 persen dari produksi 2016.
Seperti biasa, Tesla ditinggalkan dengan beberapa kendaraan yang dibangun, namun belum terkirim yang akan menuju kuartal pertama nomor 2018-an. Bersama-sama, angka untuk Model S dan Model X adalah 2.520, sementara sedan model 3 ditinggalkan menunggu pengiriman ke rumah baru mereka. Jumlah ini jauh lebih sedikit daripada yang diperkirakan oleh seorang analis.
Berbicara tentang Model 3, target produksi telah didorong mundur. Sebelumnya, CEO Elon Musk mengatakan, tingkat produksi mobil baru yang penting ini akan mencapai 5.000 per minggu pada akhir Q1 2018. Kini, Tesla telah mendorong jalan tersebut kembali ke akhir kuartal kedua.
Pada minggu terakhir bulan Desember, perusahaan tersebut mengatakan bahwa pihaknya hanya berhasil membangun model 793 sebagai penawaran terkecilnya, meskipun tingkat produksi pada akhir kuartal telah mencapai 1.000 per minggu. Karena dapat membicarakan tingkat produksi, pernyataan dari perusahaan (di bawah) memunculkan "fokus" pada kualitas dan efisiensi, daripada hanya mendorong volume tertinggi dalam periode waktu terpendek.
"Kami membuat sebanyak Model 3 sejak 9 Desember seperti yang kami lakukan dalam lebih dari empat bulan produksi Model 3 sampai saat itu. Inilah sebabnya, mengapa kami tidak bisa mengantarkan banyak mobil ini selama musim liburan, tepat sebelum kuarter berakhir. Pengiriman model 3 ke pelanggan non-karyawan sekarang meningkat dengan cepat, dan kami yakin pelanggan kami akan mencintai mereka," tulis pernyataan Tesla. [Inside EVs]
Baca Juga: Bikin Penasaran, Pikap Listrik Tesla Akan Punya 1 Fitur Unik
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?