- Merek mobil Lepas diminta melakukan investigasi setelah komponen CV Joint Lepas L8 patah saat diuji coba wartawan di Banten, Kamis (29/1/2026).
- Pakar ITB mendesak Lepas membuka hasil investigasi internal kepada publik guna memulihkan kepercayaan konsumen yang terganggu.
- Patahnya komponen tersebut mengindikasikan kegagalan kontrol kualitas fatal pada standar metalurgi kendaraan produksi massal.
Suara.com - Lepas, merek mobil asal Tiongkok, diminta untuk melakukan investigasi kasus patahnya komponen kaki-kaki pada mobilnya yang rusak saat dijajal oleh para wartawan dalam sesi tes drive baru-baru ini di Banten.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu juga mendesak Lepas, merek mobil premium di bawah raksasa China, Chery, agar membuka hasil investigasi internal itu ke publik.
"Yang terpenting, semua tindakan korektif ini harus dikomunikasikan dengan jujur untuk memulihkan kepercayaan konsumen yang terganggu akibat insiden ini," katanya.
Anjuran ini disampaikan Yannes setelah komponen Constant Velocity Joint atau CV Joint pada Lepas L8 patah dalam sesi test drive oleh wartawan di Pusdiklantas Polri di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (29/1/2026).
Yannes menekankan patahnya komponen penting sistem penggerak mobil dalam uji coba mobil Lepas L8 menunjukkan kegagalan sistem kontrol kualitas (Quality Control/QC) kendaraan. Ini merupakan cacat fatal pada sebuah kendaraan produksi massal.
"Insiden ini mengekspos kegagalan fatal quality control dan standar metalurginya, bukan sekadar kecelakaan situasional," kata Yannes, Rabu (4/2/2026).
"Kerusakan akibat stres mekanis ekstrem saat uji beban normal tersebut menunjukkan bahwa dalam perakitannya ada pengabaian terhadap safety factor yang wajib ada pada kendaraan produksi untuk dipakai di jalan umum," ia menjelaskan.
Menurut dia, kerusakan pada mobil dari brand yang berada di bahwa raksasa Chery itu bisa membuat kendaraan kehilangan propulsi total secara instan. Poros yang berputar liar berpotensi menghantam selang rem dan sensor ABS. Selain itu, serpihan logam dapat mengunci roda dan melumpuhkan sistem kendali kendaraan.
Kalau terjadi saat kendaraan digunakan di jalan umum, Yannes mengatakan, kerusakan semacam itu bisa menyebabkan kecelakaan fatal.
Baca Juga: Tak Lagi Numpang, Chery Targetkan Punya Pabrik Sendiri Tahun Depan
"Intinya, kelemahan metalurgi pada komponen kaki-kaki adalah cacat fatal yang tidak bisa ditoleransi pada sebuah mobil, karena taruhannya adalah nyawa penumpang," katanya.
Sebelumnya, CV Joint mobil Lepas L8 diwartakan patah saat kendaraan diuji coba. CV Joint adalah sambungan mekanis pada sistem penggerak roda mobil yang berfungsi untuk menjaga putaran roda tetap stabil.
Product Manager Lepas Indonesia Lalu Indra Wirabhakti menyampaikan bahwa masalah itu terjadi pada satu mobil L8 yang sudah diuji coba selama berjam-jam.
"Ini kan bumpy test, kalau normalnya sebagai customer kecepatan tidak mungkin (kecepatan) 80-100 km/h," katanya kepada awak media
"Apa pun mobilnya pasti bakalan seperti itu juga, maksudnya, ibaratnya getarannya tidak selesai-selesai dan itu dalam waktu cepat. It's normal lah," klaim dia.
Berita Terkait
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
Diam-Diam Harga Chery J6T Sudah Naik Rp 20 Juta Setelah Insentif Mobil Listrik Berakhir
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
6 Alasan Toyota Voxy 2022 Bekas Makin Laris di 2026, MPV Kelas Atas Harga Merakyat
-
Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Februari 2026 BYD, Pendatang Baru Mulai Curi Perhatian
-
Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang
-
Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
-
Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama
-
Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru
-
Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?