- Gaikindo optimis industri otomotif nasional mencapai target penjualan 850 ribu unit pada tahun 2026.
- Industri menghadapi tantangan signifikan terkait ekonomi, nilai tukar, dan suku bunga yang memengaruhi penjualan.
- Peningkatan pendapatan per kapita Indonesia adalah kunci pertumbuhan penjualan kendaraan segmen harga lebih tinggi.
Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimistis kinerja industri otomotif nasional pada 2026 dapat mencapai target yang telah diproyeksikan, meski masih dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi.
Ketua Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto, menyebut target penjualan sekitar 850 ribu unit di tahun ini disusun berdasarkan keyakinan bahwa pasar otomotif masih memiliki ruang untuk tumbuh hingga akhir tahun.
“Kita sendiri yang membuat prediksi itu tentu harus optimis. Harus optimis bahwa target tersebut bisa tercapai. Tapi optimis kita juga yang realistis,” kata Jongkie di sela IIMS 2026, Kamis (5 Februari 2026).
Meski demikian, Jongkie juga mengaku bahwa industri otomotif nasional masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, hingga tingkat suku bunga.
Faktor-faktor tersebut dinilai tidak bisa diabaikan karena berpengaruh langsung terhadap penjualan kendaraan.
“Ada hal-hal yang kita tidak bisa hindarkan. Semua hal itu terkait dengan penjualan. Untuk meningkatkan penjualan, aspek-aspek itu yang harus terus kita monitor dan perhatikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jongkie menilai peningkatan daya beli masyarakat juga menjadi kunci penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan industri otomotif nasional. Saat ini, ia menyebut pendapatan per kapita Indonesia masih berada di kisaran 5.300 Dolar AS.
Menurutnya, peningkatan pendapatan per kapita hingga 10.000-5.000 akan membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk membeli kendaraan dengan segmen harga yang lebih tinggi.
Selain itu, dengan meningkatnya daya beli, pabrikan juga akan lebih percaya diri untuk memperluas produksi di dalam negeri yang pada akhirnya juga membuka peluang ekspor ke pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Industri Otomotif Bawa Indeks Kepercayaan Industri Naik Tinggi di Januari 2026
“Kita saat ini harus meningkatkan pendapatan per kapita kita dari 5.300 hari ini menjadi 10.000, 15.000, dan seterusnya. Kalau pendapatan per kapitanya naik, masyarakat tidak hanya membeli mobil di bawah Rp300 juta tapi juga kendaraan di kelas yang lebih tinggi. Dari situ industri bisa tumbuh lebih sehat,” pungkas Jongkie.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Motor Murah Irit Bandel Bisa Dipakai Sejak Jadi Pelajar hingga Menjadi Mahasiswa
-
Suzuki Jimny Versi Listrik Mulai Kepergok Lakukan Uji Jalan di Medan Berat
-
Jagoan Eropa Hadir untuk Hadang CB150R, Vixion dan MT-15: Harganya Pukul Telak Rival
-
5 Mobil yang Nggak Bikin Orang Tua Tekor: Irit, Pajak Murah, Pas untuk Anak Muda dan Mahasiswa
-
Terpopuler: Kompetitor Beringas Siap Libas R15, Motor Listrik BGN Jadi Sorotan
-
Viral Wuling Binguo Hangus Terbakar saat Sedang Parkir
-
Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China
-
4 Pilihan Motor Listrik Honda Mei 2026, Jawab Masalah Harga BBM yang Makin Meroket
-
Imut tapi Gesit: City Car Irit BBM Rakitan Korea Kini Cuma 50 Jutaan, Pas Buat Emak-emak
-
Servis Mobil Pakai Oli TOP 1 Kini Bisa Dapat Poin GarudaMiles Gratis