Suara.com - Aliansi Nissan yang terdiri dari Nissan, Renault, dan Mitsubishi menyiapkan dana segar 200 juta dollar AS (Rp2,68 triliun) untuk berinvestasi di berbagai perusahaan rintisan (startup) yang mengembangkan teknologi mobilitas masa depan.
Tiga sumber anonim di dalam aliansi, seperti diwartakan Reuters pada akhir pekan ini, memberitahukan bahwa Chairman of The Board Nissan-Renault-Mitsubishi, Carlos Ghosn, berencana mengumumkan soal pendanaan tersebut d Consumer Electronics Show (CES) 2018, awal pekan depan di Las Vegas, Amerika Serikat.
Ketiga pabrikan anggota aliansi yaitu Nissan, Renault, dan Mitsubishi sama-sama berkontribusi dalam pendanaan. Nissan dan Renault masing-masing menyumbang 40 persen dari total dana, sedangkan Mitsubishi memberikan 20 persen sisanya.
"Ini akan memungkinkan kami bergerak lebih cepat untuk urusan akuisi dibandingkan kompetitor-kompetitor kami," ujar salah satu dari sumber yang tak ingin disebutkan namanya tersebut.
Juru bicara aliansi Nissan, Frederique Le Greves, menolak mengomentari informasi tersebut.
Sayangnya, ketiga sumber anonim tak bersedia memberikan keterangan lebih lanjut mengenai startup apa saja yang kemungkinan akan diguyur oleh aliansi Nissan. Satu yang pasti, ketiga anggota aliansi bakal membentuk sebuah joint venture yang khusus bertugas untuk mengucurkan dana itu.
Perusahaan pembiayaan hasil patungan Nissan, Renault, plus Mitsubishi nantinya dipimpin oleh Francois Dossa. Dossa merupakan mantan Chief Executive Officer Societe Generale untuk Brazil dan Amerika Latin, kemudian menjabat sebagai Presiden Nissan Brazil.
Berita Terkait
-
Reinkarnasi Nissan Juke Pakai Mesin 1300cc Turbo? Begini Bocorannya
-
Mobil Mesin V6 Harga Mulai 30 Jutaan: Ini yang Harus Diketahui sebelum Bawa Pulang Mitsubishi Galant
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
5 Hatchback Bekas di Bawah Rp100 Juta, Cocok Buat Belajar Nyetir dan Harga Jual Tetap Stabil
-
Terpopuler: Pesona Mitsubishi Kuda Dibanding Kijang dan Panther, Motor Trail Lokal Pride
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia