Suara.com - Pabrik Mitsubishi di Indonesia yang terletak di Cikarang, Bekasi, mulai bulan kelima nanti bakal mulai mengekspor Xpander ke Filipina. Pasar ekspor Xpander yang dituju setelahnya masih seputar Asia Tenggara, yaitu Thailand.
Di dalam kunjungan pabrik pada Rabu (7/2/2018), Presiden Direktur PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), Takao Kato, menjelaskan bahwa ekspor perdana Xpander akan dimulai pada Mei. Filipina tujuan ekspor perdana Xpander rakitan Cikarang.
Mitsubishi Filipina sendiri diketahui sudah membuka inden Xpander sejak 24 Januari-30 April.
Demi ekspor, Mitsubishi sudah meningkatkan lagi produksi Xpander menjadi 9.000-10.000 unit mulai Februari ini, dengan 25 persen di antaranya untuk pasar luar negeri, khususnya Asia Tenggara.
Negara-negara seputar Asia Tenggara memang menjadi sasaran utama ekspor Xpander. "(Ekspor ke) Thailand akan dimulai pada musim panas ini (antara Juni-September). Tapi tanggal dan bulan pastinya belum diputuskan," ujar Kato saat ditemui di Cikarang.
Setelah Xpander produksi Indonesia merambah Asia Tenggara, Mitsubishi, kata Kato, juga sudah berencana merambah negara-negara Amerika Selatan dan Afrika. Dua negara yang telah disebutkan ialah Bolivia dan Mesir.
Meski begitu, belum diterangkan kapan pengapalan ke region di luar Asia Tenggara dilakukan.
Xpander diluncurkan secara global pertama kali di Indonesia pada Agustus tahun lalu dan mulai awal 2018 harganya naik Rp3 juta hingga menjadi Rp192,05-248,35 juta on the road Jakarta. Kapasitas produksi awal yang disiapkan ialah 80 ribu unit per tahun, dengan 20 ribu unit di antaranya untuk ekspor.
Namun, dengan kondisi pabrik yang masih dibuka per April 2017, perakitan serta distribusi Xpander di Indonesia sejak mulai diproduksi pada September sampai Desember kemarin belum maksimal, sehingga wholesales baru berjumlah 13.070 unit meski jumlah inden sudah lebih dari 50 ribu unit. Kapasitas produksi 5.000 unit per bulan baru bisa digapai Desember 2017, dilanjutkan dengan kapasitas produksi 8.000 unit per bulan pada Januari.
Baca Juga: Harapan Baru, Semut Sebagai Pabrik Obat Bagi Manusia
Mitsubishi pun menunda jadwal ekspor perdana Xpander dari Februari ke Mei.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia