Suara.com - Mitsubishi sempat mendapat keluhan dari beberapa konsumen Xpander terkait software ECU yang bermasalah. Dalam hal ini konsumen mengeluhkan putaran mesin atau rpm yang tiba-tiba meninggi (idle up).
Menanggapi masalah yang sempat mencuat tersebut, Head of Sales Marketing Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Imam Choeru Cahya mengatakan software ECU Xpander sudah didistribusi ke dealer.
"Terus terang ini bukan miss produk. Jadi ini tinggal bahwa ini cocok gak dengan habit (pengemudi). Apabila gak cocok dengan tuning seperti itu ya datang, tapi kalo cocok ac atau on off seperti itu ya tidak apa-apa. Makanya kita serahkan ke konsumen kalau memang mau maping lagi ya silahkan. Jadi Itu nanti datang ke dealer tinggal di tuning saja," ujar Imam di Jakarta, Kamis (10/5/2018).
Ia menambahkan, jadi dalam hal ini pihak MMKSI tidak memberikan informasi untuk ditarik kembali atau recall. Karena mau di tuning ulang atau tidak tergantung konsumen.
"Kita tidak informasikan. Kalau ada kesalahan (cacat produksi) baru kita wajib menginformasikan," kata Imam.
Ditanyai apakah ada laporan terkait masalah tersebut yang menyebabkan kecelakaan. Imam mengatakan tidak ada laporan yang sampai mengakibatkan kecelakaan.
"Mungkin ada yang mempertanyakan kenapa mobil saya begini. Ini kan settingan kemdaraannya beda dari kendaraan lain, jika begitu yasudah mari kita setting lagi. Tapi sekali lagi ini bukan cacat produksi, jadi tidak ada korban kecelakaan," tukasnya.
Dalam hal ini, MMKSI sendiri mempersilakan konsumen Xpander untuk datang ke deler-dealer Mitsubishi terdekat. Nantinya mobil akan di setting ulang dan tidak dipungut biaya.
Berita Terkait
-
Akselerasi Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso: Roda Bisnis Harus Terus Berputar
-
Fuso Luncurkan Canter Extra Long Bus di GIIAS 2026, Sasar Industri Pariwisata
-
Mitsubishi Xforce Apakah Pakai Sunroof? Ini Perbandingannya dengan Versi Lawas
-
Pilihan Mobil Keluarga Harga Terjangkau Jelang GIIAS 2026
-
Mitsubishi Beri Sinyal Pajero Terbaru Siap Mengaspal dengan Teknologi Hybrid
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga