- KRI Canopus dikerahkan Basarnas pada hari ketiga, Selasa (15/9), untuk memperluas pencarian bawah laut korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
- Operasi SAR melibatkan berbagai kapal gabungan guna mencari 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 penumpang kapal tersebut.
- Hingga Selasa pukul 09.00 WITA, sebanyak 114 korban ditemukan dengan rincian 108 selamat dan enam orang meninggal dunia.
Suara.com - Operasi pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 memasuki hari ketiga dengan memperluas penyisiran hingga ke wilayah bawah laut.
KRI Canopus dikerahkan ke sektor lima dari enam sektor pencarian di Laut Jawa, Selasa (15/9), untuk memperkuat upaya pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan KRI Canopus telah bergerak sejak pagi dan langsung ditempatkan di sektor lima berdasarkan pembagian wilayah pencarian.
“Sudah. KRI Canopus pagi berangkat, sudah kita turunkan di sektor lima peta pencarian,” kata Putu menyampaikan perkembangan operasi SAR hari ketiga kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026).
Pengerahan KRI Canopus menjadi penting karena kapal tersebut memiliki sejumlah perangkat yang dapat digunakan untuk membantu pencarian di bawah permukaan laut.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii sebelumnya menyebut KRI Canopus dilengkapi drone bawah air, multibeam echo sounder, dan Remotely Operated Vehicle (ROV).
Perangkat tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi sekaligus memetakan kondisi bawah laut dalam pencarian korban maupun bagian kapal yang menjadi sasaran operasi.
Selain KRI Canopus, pencarian di enam sektor juga melibatkan KRI Nala, KRI I Gusti Ngurah Rai, KRI Pulau Fani, KN SAR Laksamana 241 Banjarmasin, KN Kunyit, KAL Kumai, serta KN SAR Wisanggeni 236 Balikpapan.
Sejumlah unsur laut lainnya turut dikerahkan, di antaranya KN SAR Kamajaya 104 Makassar, KN SAR Permadi 249 Surabaya, Rigid Bouyancy Boat (RBB), KP Laksamana 7012, KP Orca 06, MV Haida, KM Cahaya Bahari Jaya, MT Mauhuw IX, serta TB Transcoal Pacific.
Hingga Selasa (15/9) pukul 09.00 WITA, Basarnas mencatat 114 korban telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.
Dengan demikian, masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 penumpang KM Virgo Transport 8.
Dari 114 korban yang ditemukan, sebanyak 110 orang telah tiba di Banjarmasin. Mereka terdiri atas 108 korban selamat dan dua korban meninggal dunia.
Sementara itu, empat korban meninggal dunia lainnya masih dalam proses evakuasi menggunakan armada udara.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di Perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA.
Kapal tersebut berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9) dengan membawa 243 penumpang.