Suara.com - Setelah debut di Cina pada April lalu, Nissan Terra pada Senin (28/5/2018) resmi mendarat di kawasan Asia Tenggara, tepatnya di Filipina. Khusus untuk pasar Asia Tenggara, New Terra disulap menjadi mobil tujuh penumpang, bukan lima penumpang seperti sebelumnya.
Dengan perubahan itu, Nissan New Terra kini memiliki dimensi yang lebih panjang dari sebelumnya. Dengan ground clearance 225mm, model sport utility vehicle (SUV) garapan Nissan ini memiliki panjang 4885mm, lebar 1865mm, dan tinggi 1835mm.
Untuk urusan tenaga, Nissan New Terra menggendong mesin diesel YD25 dengan 190 tenaga kuda dan torsi 450 Nm. Jika untuk pasar Cina, New Terra memanggul mesin turbo diesel 2,4 liter, maka untuk pasar Asia Tenggara SUV anyar itu akan dipacu mesin berkapasitas 2,5 liter.
Selain itu, New Terra juga dilengkapi dengan sasis tangga atau ladder frame serbaguna untuk memberikan ketangguhan mengemudi di medan off-road.
Berdasarkan keterangan resmi Nissan yang diterima Suara.com, Selasa (29/5/2018), mobil ini juga dilengkapi dengan five-link coil spring rear suspension system serta rigid rear-wheel axle, untuk memastikan kenyamanan berkendara tetap sejalan dengan ketangguhan dan kekuatannya.
Nissan New Terra juga sudah dibekali Nissan Intelligent Mobility, teknologi yang akan membuat berkendara lebih aman. Teknologi ini meliputi Lane Departure Warning, Blind Spot Warning, dan Intelligent Around View Monitor dengan Moving Object Detection.
Tersemat pula Smart Rear View Mirror, yang membuat pengemudi dapat melihat bagian belakang mobil. Untuk urusan keselamatan, kendaraan ini dilengkapi dengan peningkatan kontrol, berupa 4WD-DIFF lock system dan Hill Start Assist. Hill Descent Control membantu mengendalikan kecepatan saat melibas jalan curam.
Di Filipina Nissan New Terra dibanderol dengan harga 1,5 juta peso atau sekitar Rp400 juta.
Berita Terkait
-
Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'
-
Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Reinkarnasi Nissan Juke Pakai Mesin 1300cc Turbo? Begini Bocorannya
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan
-
Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini