Suara.com - Nilai dolar yang meningkat ternyata tidak lantas membuat PT Toyota Astra Motor (TAM) menaikkan harga produk. Vice President PT TAM, Henry Tanoto, menuturkan kenaikan harga suatu produk tidak hanya berdasarkan satu faktor saja. Melainkan ada beberapa faktor yang akhirnya membuat Toyota harus menaikkan harga produk.
"Kenaikan harga faktornya banyak. Ada cost, logistic cost, marketing strategi. Jadi faktornya macem-macem," kata Henry, di Jakarta, Rabu (6/6/2018).
Meski begitu, Henry mengaku, melonjaknya harga dolar sedikit banyak memang mempengaruhi cost. Namun, hal ini tidak bisa sepenuhnya langsung dibebankan kepada pelanggan.
"Intinya, bagaimana kita bisa membuat seminim mungkin dampak ke konsumen," ujarnya.
Untuk itu, Toyota saat ini masih akan memantau bagaimana perkembangan dolar ke depan. Henry menegaskan, bila Toyota tidak bisa begitu mudah langsung menaikkan harga karena hanya satu faktor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Harga Beda Tipis, Mending Honda Brio RS atau Toyota Raize? Begini Kata Pakar
-
Terpopuler: Cruise Yamaha, Motor Hidrogen, Garasi Wamen Imipas Silmy Karim
-
Konsumen Indonesia Mulai Lirik Varian PHEV Pesanan Wuling Eksion Tunjukkan Tren Positif
-
Ironi Garasi Rp8,4 Miliar Silmy Karim: Bertabur Mobil 'Hobi' Klasik di Tengah Pusaran Korupsi
-
Canggihnya Cruise Control Yamaha, Bisa Ngedownshift Otomatis
-
Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen
-
Auto2000 Masih Pede Jualan Veloz Hybrid Meski Ditantang BYD M6 PHEV dari Sisi Harga dan Teknologi
-
Dibongkar Kejagung, Terkuak Fakta Motor Listrik BGN Pesanan Dadan Hindayana
-
Proyek Pabrik BYD Subang Kebakaran, Diduga Akibat Puntung Rokok
-
Honda Scoopy Rawan Terkapar: Yamaha Punya Pesaing dengan Harga Under Rp15 Juta, Fitur Canggih