Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengeluarkan aturan terkait rasio uang muka atau down payment (DP) kredit kendaraan. Nantinya, DP kredit bisa dilonggarkan sampai 0%, ini dilakukan untuk mendorong pertumbuhan industri pembiayaan.
Namun, menurut Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM), rencana ini belum memiliki tujuan yang jelas.
"Peraturan kita belum jelas, karena kan ada syarat non performing loan (NPL) harus satu persen dan lain sebagainya. Sekarang siapa bank yang punya NPL satu persen, nah kita juga belum tau," ujar Jonfis, di Alam Sutera Tangerang Selatan, Rabu (29/8/2018).
Sementara itu, Jonfis melanjutkan, sejauh ini untuk DP turun dari 25 ke 15 itu boleh dibilang membantu. Namun, tidak menciptakan market besar.
"Turun ke 0% tujuannya apa?. Market medium up, mungkin ga pengaruh. Tapi medium low akan pengaruh," kata Jonfis.
"Bank atau leasing harus melakukan screaning dengan jelas, karena DP 0% seperti anda beli mobil tapi tanpa bayar apapun. Dan sejauh ini perusahaan leasing yang saya tahu belum mengizinkan. Bahkan peraturan semakin ketat, harus screaning, slip gaji dan persyaratan lainnya," sambungnya lagi.
Untuk saat ini, Honda juga belum menentukan sikap apakah akan mendukung kebijakan tersebut. Pasalnya menurut Jonfis, DP 0% tidak menjelaskan apapun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS
-
Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!
-
Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik