Suara.com - Produsen kendaraan roda dua (R2) dengan logo sayap mengepak, yaitu Honda, terus mencari cara untuk bisa merangsek dominasi Royal Enfield di pasar India. Kabarnya, mereka tengah menyiapkan produk untuk bersaing di segmen 350 cc dan 500 cc.
Minoru Kato, CEO Honda Motorcycle and Scooter India mengatakan bahwa segmen yang dikendalikan oleh Royal Enfield sangat penting bagi perusahaannya.
"Ini adalah salah satu tantangan terbesar bagi kami. Honda telah melakukan survei pelanggan dan pengembangan produk," kata Minoru Kato, dikutip dari Indianautos, Jumat (26/10/2018).
Hanya saja, ia melanjutkan, mungkin perushaan belum memiliki jawaban dalam waktu dekat. Pasalnya semua masih dalam tahap diskusi.
"Saya tidak enak sebenarnya, untuk mengatakan kami belum memiliki sesuatu yang konkret untuk dikatakan," ujar Minoru Kato.
Sebagai penantang jajaran produk Royal Enfield, Honda mungkin bisa menghadirkan Rebel di segmen 350 - 500 cc. Akan tetapi perusahaan sepertinya tidak tertarik untuk melakukan hal ini.
Selain Honda, Bajaj Auto sebenarnya juga sudah melakukan strategi untuk menggoyahkan dominasi Royal Enfield dengan meluncurkan Dominar 400. Tujuannya tentu untuk mengambil bagian dari segmen 350 - 500 cc.
Namun produk unggulan Bajaj ini gagal mencapai target penjualan 30 persen. Alhasil Bajaj dikabarkan tengah melakukan pembaruan terhadap Dominar 400 dan diharapkan meluncur pada November 2018.
Baca Juga: Ini Prestasi Capaian KLHK di Tahun Pemerintahan Jokowi-JK
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123