Suara.com - Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi menjelaskan alasan Kota Surabaya menjadi kota pembuka perhelatan akbar GIIAS The Series 2019 yang bertempat di Grand City, Surabaya.
Menurutnya, pemilihan Surabaya sebagai tuan rumah pembuka mengingat antusiasme warga Jawa Timur dan posisi perkembangan industri otomotif di Indonesia.
"Yang pertama, Surabaya adalah kota terbesar kedua di Tanah Air. Kedua, Surabaya memiliki potensi besar untuk memperkenalkan model dan teknologi baru dari kendaraan terkini," tuturnya.
Lebih lanjut Yohannes Nangoi menyampaikan, penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019 di Surabaya diharapkan bisa menjadi salah satu elemen penting pendorong pertumbuhan industri otomotif.
"Dengan hadirnya Menperin Airlangga Hartarto, tentu memberikan dorongan kuat terhadap potensi industri otomotif di Jawa Timur. Semoga harapan menjadi salah satu elemen penting pendorong pertumbuhan industri otomotif bisa tercapai," imbuh Yohannes Nangoi.
Dia juga mengaku yakin bahwa GIIAS Surabaya menjadi awal yang baik untuk permulaan GIIAS The Series. Hal ini berdasarkan bukti sejarah bahwa Jawa Timur mempunyai penilaian yang baik dalam penjualan kendaraan bermotor terutama mobil penumpang dan komersial.
"Melalui GIIAS Surabaya, kami ingin mengajak masyarakat Jawa Timur untuk bisa menikmati perkembangan kendaraan motor terkini," ujarnya.
GIIAS The Series Surabaya yang diselenggarakan 29 Maret - 7 April 2019 ini mentargetkan 50 ribu pengunjung. Dengan target penjualan sebanyak 2.500 unit, mengaca pada penjualan pada 2018 sebanyak 2.200 unit.
Baca Juga: Manchester United Serius Buru Marco Verratti dari PSG
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Pilihan Ban Belakang Honda Vario 125: Nyaman, Awet Dipakai Jangka Panjang
-
5 Mobil Bekas Paling Irit Bensin dari Mitsubishi: Tahun Muda, Berapa Harganya?
-
BYD Bangun Sirkuit "Gurun Pasir" Indoor Pertama di Dunia untuk Pengujian Kendaraan Listrik
-
Volkswagen ID. Era 9X EREV Resmi Debut: Performa Kencang, Jarak Tempuh Makin Jauh
-
Irit, Murah tapi Berkelas: Harga Toyota Camry Hybrid 2013 Kini Terjangkau, Brio Minggir Dulu
-
Strategi Kia Sales Indonesia Ekspansi Bisnis Mobil Korea di Pasar Otomotif Nasional
-
4 Pilihan Suzuki Ignis 2018, Urban SUV Sporty yang Irit Pas Buat Kantong Mahasiswa
-
Harga Kijang Innova Reborn Terbaru, Pilihan Bagi yang Belum Berminat Beralih ke Innova Zenix
-
5 Komponen Vital yang Wajib Dicek Tiap 10.000 KM Agar Mesin Mobil Awet, Bukan Oli Saja yang Dicek
-
Bukan Indonesia, Jepang Pilih Langganan Impor Mobil dari Negara Sebelah