Suara.com - Produsen otomotif dunia terus berlomba untuk mengembangkan mobil listrik alias mobtrik sebagai kendaraan masa depan. Namun, di tengah gencarnya para produsen lain mengembangkan mobtrik, MINI justru mengajukan persyaratan soal penjualan kendaraan roda empat (R4) bertenaga baterai alias Electric Vehicle (EV).
Produsen MINI yang berada di bawah naungan BMW Group ini rupanya tidak ingin sembarangan menjual mobtrik atau mobil listrik itu.
"Masalah utamanya, kami tidak tahu seberapa cepat mobilitas listrik berkembang di pasaran. Jadi, secara strategi kami akan membiarkan opsi ini terbuka, tergantung pada keadaan," kata Peter Schwarzenbauer, anggota dewan MINI, dikutip dari Carbuzz, Kamis (11/4/2019).
Lebih lanjut, Peter Schwarzenbauer menjelaskan, MINI akan meluncurkan mobtrik jika ada konsumen yang menginginkan. Dan sebaliknya, perusahaan tidak akan menjual mobtrik jika tidak ada pemesanan dari konsumen.
Dengan begitu, MINI diperkirakan akan memperhitungkan matang-matang permintaan mobtrik sebelum mereka memproduksinya.
Kendati demikian, produsen yang dilahirkan di Britania Raya itu tak tinggal diam terkait pengembangan mobtrik. MINI telah mempersiapkan pengembangan tunggangan berbahan bakar baterai yang memasok tenaga listrik ini dari kerja sama dengan produsen Great Wall Motors di China.
Namun belum diketahui pasti, apakah motrik itu nantinya akan dipasarkan dalam lingkup global atau hanya untuk memenuhi pasar lokal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri