Suara.com - Kementerian Perhubungan mencabut pemberlakuan ketentuan ganjil-genap untuk kendaraan yang akan masuk ke Pelabuah Merak, Kota Cilegon, Provinsi Banten.
Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP Indonesia, Ferry Yusuf Hadi di Merak, Kamis (30/5/2019) menyatakan pencabutan pemberlakuan ganjil-genap ini dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan, mempertimbangkan aspek kenyamanan, serta kelancaran dan keamanan pengguna jasa penyeberangan.
"Sudah diputuskan bahwa pemberlakuan ganjil-genap bagi penumpang kendaraan pribadi di Pelabuhan Merak dicabut, atas dasar pertimbangan aspek kenyamanan, kelancaran dan keamanan pengguna jasa," katanya.
Berdasarkan surat telegram Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perbubungan No.AP.201/1/3/DRJD/2019 perihal Imbauan Pengaturan Lalu Lintas Selama Angkutan Masa Angkutan Lebaran Tahun 2019, resmi mencabut pemberlakuan ganjil-genap kendaraan.
Sebelumnya diputuskan diberlakukan ganjil-genap kepada penumpang kendaraan yang akan melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Pelabuan Bakauheuni, Lampung.
Menurut dia, pihak ASDP mengaku siap menjalankan apapun yang menjadi kebijakan pemerintah, demi mendukung kelancaran pelayanan penyeberangan penumpang.
Pantauan lapangan, pada H-6 Lebaran, ribuan unit kendaraan memadati jalur lintasan menuju Pelabuhan Merak dan akan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, dengan nomor polisi genap mapun ganjil.
Para petugas dari kepolisian, sibuk mengatur lalu lintas kendaraan agar antrean masuk ke pelabhuan tersebut tetap berjalan tertib. [Antara]
Baca Juga: Penjualan Aksesori Mobil Melonjak Jelang Mudik Lebaran 2019
Berita Terkait
-
Apakah Mobil Listrik Bebas Pajak Tahunan dan Ganjil Genap? Ini 5 Opsi Termurahnya
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026
-
Terpopuler: Aturan Ganjil Genap 14-15 Mei, Isi Garasi Seskab Teddy yang Berharta Rp20 M
-
Aturan Ganjil Genap Resmi Dicabut, Cek Jadwal Lengkapnya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis