Suara.com - Belakangan ini, roda-roda kendaraan memang membutuhkan tekanan udara agar roda tersebut bebas bergerak sesuai yang diinginkan.
Namun ban konvensional tersebut tentu punya resiko. Selain rawan 'botak' sebelah, roda jenis ini juga rawan mengalami kempes atau bahkan bocor, menjengkelkan bukan?
Tapi hal itu bakal menjadi cerita lama, apalagi dengan hadirnya ban satu ini.
Memiliki nama Uptis, roda yang digembangkan oleh General Motor dan Michelin ini diklaim tidak membutuhkan udara seperti layaknya ban-ban konvensional yang kini tersedia di pasaran, membuat kendaraan bebas dari kisah ban kempes.
Dikutip dari situs resmi Michelin, karet ban ini juga ramah lingkungan mengingat bahan yang digunakan untuk membuat ban tersebut berasal dari bahan daur ulang.
Mereka mengklaim dengan penggunaan bahan ramah lingkungan tersebut, mereka bisa mereduksi sampah hasil pembuangan ban sebesar 2 juta ton per tahun. Tak cuma itu, roda ini juga diklaim lebih awet dibandingkan roda biasa.
Rencananya, ban ini akan dikembangkan untuk beragam jenis kendaraan dan akan mulai diluncurkan ke masyarakat mulai tahun 2024.
Baca Juga: Nostalgia Mobil Bak Terbuka Jadi Angkutan Sapu Jagat Masyarakat Desa
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona