Suara.com - Salah satu perusahaan otobus yang sudah melegenda di Indonesia, PO Sumber Alam baru-baru ini mengalami kejadian yang tidak mengenakkan.
Salah satu bus mereka jadi korban pelemparan batu oleh orang tak bertanggung jawab. Warganet pun heran dengan kejadian ini, apalagi melihat salah satu faktor dari bus Sumber Alam.
Aksi pelemparan batu ke bus AKAP, diduga karena kebiasaan sopir bus yang ugal-ugalan dan kerap ngeblong.
Melalui jejaring Facebook, akun resmi PO Sumber Alam mengunggah foto bus dengan trayek Jogja-Jakarta dengan nomor polisi AA-1404-CV.
Kaca depan bus dengan nomor bodi 04CV itu terlihat retak, tepat di arah sopir. Melihat foto tersebut, sepertinya kaca bus hanya mengalami retak dan tidak sampai pecah.
"Stop Pelemparan!!! Tadi malam, unit kami menjadi korban pelemparan batu oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Rupanya masih ada orang yang tidak memedulikan keselaatan orang lain. Ini jadi PR kita bersama. Ayo, edukasi keluarga, teman dan lingkungan sekitar kita untuk menjaga perilaku dan keselamatan sesama. Semoga pelaku segera disadarkan dan kembali ke jalan yang benar," tulis akun resmi PO Sumber Alam di jejaring Facebook.
Melihat insiden ini, warganet pun menyoroti satu faktor yang membuat mereka jadi heran dan bertanya-tanya, kenapa bus Sumber Alam jadi sasaran pelemparan batu?
Faktor tersebut adalah soal perilaku sopir bus Sumber Alam yang dikenal kalem dan tidak ugal-ugalan.
Beda dari bus AKAP kebanyakan, bus Sumber Alam terkenal santai dan jarang terlihat ugal-ugalan atau melakukan aksi ngeblong.
Baca Juga: CEO Grab Rela Jadi Botak demi Anak-Anak Penderita Kanker
"Masa sih, ugal-ugalan? Perasaan, Sumber Alam adalah bus yang paling selow se-dunia," tulis Dimas.
"Wkwkwk, biasanya yang ngelempar ngira bus ini ugal-ugalan dan mungkin dikira satu grup sama Sumber Kencono. Nyatanya enggak, bus ini terkenal santai bahkan jarang ngebut. Tapi bus tertentu juga banter (mood supirnya aja)," ujar Gilang.
"Ngeblong membahayakan orang, terus bikin jengkel, orangnya dendam ke semua bus yang lewat. Setiap bus yang lewat dilempar batu, yang udah-udah sih gitu." kata Angga Restu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kejutan Data Gaikindo 2026: Mobil 7 Penumpang Jadi Raja, Honda Brio Turun Tahta
-
Chery Q Siap Ancam Dominasi BYD Atto 1 di Segmen Mobil Listrik Murah Rp 200 Jutaan
-
Terpopuler: Mobil Matic Transmisi Awet, Harga Mobil Naik, Drama MotoGP Memanas
-
Mitsubishi Mirage vs Honda Brio vs Nissan March, Mana Transmisi Matic yang Paling Awet?
-
Orang Desa Tak Pakai Dolar tapi Buruh Pabrik Kendaraan Terdampak, Akankah Harga Mobil Naik?
-
BYD M6 Kini Punya Varian Plug In Hybrid, Sanggup Tempuh 1.800 Kilometer Sekali Isi Bensin
-
BYD Atto 1 Minggir Dulu, Ini Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia
-
Kesaksian Horor Bagnaia usai Crash Zarco di MotoGP Catalunya: Kakinya Hancur, Nyangkut di Motor
-
Penjualan Global Chery Meroket Ditopang Mobil Listrik dan Hybrid
-
Senjata Yamaha dan Suzuki untuk Tandingi Honda CB150X, Mana yang Lebih Bertaji?