Suara.com - Penjualan Toyota terus mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir. Meski sempat terjual ribuan unit saat awal peluncuran di 2016, nyatanya mobil dengan model pintu geser ini sudah mulai kurang diminati.
Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto mengklaim, penjualan Sienta terus menurun dikarenakan mobil ini masuk jenis city car.
"Jadi Sienta itu City Car, Multi Activity Car, bukan jenis Multi-Purpose Vehicle, bukan jenis Sport Utility Vehicle," ujar Fransiscus Soerjopranoto, di Jakarta, baru-baru ini.
Lebih lanjut, lelaki yang disapa Soerjo ini menjelaskan, bahwa city car seperti Toyota Sienta berbeda kelas dengan MPV, SUV, seperti Avanza, Innova, serta Rush. Ketiganya dipakai di medan sampai luar kota, sehingga market atau pasarnya lebih besar. Sementara Sienta marketnya kecil sehingga mesti ada produk refreshment.
"Nah itu yang di-consider oleh kita untuk melihat apakah kita perlu merefreshment untuk model ini," pungkasnya.
Meski demikian, Fransiscus Soerjopranoto mengaku penjualan Sienta saat ini mulai mengalami pemulihan. Sehingga menurutnya jangan berharap bisa terjual ribuan unit seperti saat pertama kali diluncurkan.
"Pelan-pelan sedang recovery. Karena Toyota itu kuat di bidang aftersalesnya, kemudian kita bisa maintenance stock-stock yang ada di diler. Kalau di diler kebanyakan stok, ya mereka akan buang diskon terlalu besar," terang Fransiscus Soerjopranoto.
Berdasarkan data retail sales Toyota, penjualan Sienta pada Januari 2019 mencapai 411 unit, Februari 291 unit, Maret 253 unit, April 275 unit, Mei 190, dan Juni sebanyak 129 unit. Dengan kata kondisi pemasarannya terus menyusut di pasar.
Baca Juga: Usher di GIIAS 2019: Cantik dan Berwawasan Mesti Jadi Satu Paket
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya