Suara.com - Rencana pemindahan Ibu Kota Jakarta ke lokasi baru yang terletak sebagian di Kabupaten Penajam Paser Utara, dan di sebagian Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, secara tidak langsung memberikan dampak terhadap berbagai sektor. Salah satunya otomotif.
Menanggapi rencana pemerintah, Fransiscus Soerjopranoto selaku Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) memprediksi bakal ada perubahan mobilitas.
"Kemungkinan mobilitas yang akan berubah. Dengan berpindahnya Ibu Kota tentu saja ada," kata Fransiscus Soerjopranoto kepada Suara.com.
Oleh karena itu, tambah Fransiscus Soerjopranoto, apabila rencana pemindahan sudah berjalan dan dibarengi dengan semakin besarnya kebutuhan market yang lebih besar di Kalimantan, tentu hal ini akan masuk ke dalam studi Toyota untuk menambah jaringan agar bisa melayani konsumen dengan baik.
"Namun proporsi meningkatnya sebesar apa, itu yang perlu distudi. Basicnya kami pasti akan terus berusaha memenuhi demand dari masyarakat," ungkap petinggi PT TAM yang akrab disapa Soerjo ini.
Diketahui, Presiden Jokowi resmi mengumumkan pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur sejak pekan lalu. Saat itu Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa Kalimantan dipilih sebagai lokasi ibu kota baru.
"Saya ingin menyampaikan, lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah sebagian di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kutai Kertanegara," jelas Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Berakhirnya Insentif Mobil Listrik Dorong Pabrikan Segera Lakukan Produksi Dalam Negeri
-
Kapan Waktunya Ganti Karet Wiper? Ini Pertanda Waktunya Cari Baru
-
Motor Legendaris Suzuki Ini Kembali Jadi Primadona di Tahun 2025
-
Harga Beda Tipis, Mending BYD Atto 1 Baru atau Hyundai Ioniq 2019 Bekas?
-
5 Pilihan Mobil Sedan Toyota Bekas Rp30 Jutaan Masih Layak Pakai
-
Begini Cara Cek Pajak Kendaraan, Awal Tahun Siap-Siap Bayar
-
Diam-Diam Harga Chery J6T Sudah Naik Rp 20 Juta Setelah Insentif Mobil Listrik Berakhir
-
Kenapa Oli Mesin Mobil Mendadak Berwarna Seperti Kopi Susu?
-
Sepeda Listrik Perlu Dicas Setiap Hari? Ini 5 Pilihan yang Baterainya Awet
-
Kabin Nyaman 5 Orang, Bensin Super Irit: Pesona Mobil Bekas Honda Seharga Matic Premium