Suara.com - Badai Topan Hagibis Jepang melanda dataran rendah Negeri Sakura bagian tengah dan timur pada Sabtu (12/10/2019) sekitar pukul 19.00 waktu setempat (GMT +9). Bencana alam ini menelan korban meninggal dunia paling tidak 26 orang, 175 mengalami luka, serta 18 hilang, demikian dilaporkan oleh NHK.
Sementara dari Evening Standard, disebutkan bahwa pemerintah Jepang menyatakan sekitar 425 ribu rumah di negara itu mengalami putusnya aliran listrik, dan paling tidak ada 14 ribu rumah tidak mendapatkan pasokan air.
Dalam bencana amuk badai yang disebut sebagai Topan Nomor 19 atau "Hagibis" (diartikan sebagai "speed"), dataran rendah di bagian tengah dan timur Jepang mengalami kerusakan paling parah. Aliran listrik terputus mencapai hampir setengah juta rumah. Dan pihak berwenang memperingatkan adanya risiko tanah longsor, serta banjir dari aliran-aliran sungai.
Perdana Menteri Shinzo Abe mengadakan pertemuan darurat dan mengirim menteri yang bertanggung jawab atas manajemen bencana ke berbagai daerah terdampak.
"Saya menyampaikan belasungkawa kepada mereka yang meninggal, serta menyampaikan simpati bagi semua yang terdampak Topan Nomor 19," demikian pernyataan Shinzo Abe sebagaimana dikutip dari Evening Standard.
"Sehubungan pemadaman listrik, ketiadaan air, dan penangguhan layanan transportasi, kami bermaksud untuk melakukan upaya terbaik bagi pemulihan paling awal. Kami meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap tanah longsor dan bahaya lainnya," imbuh Perdana Menteri Jepang.
Dalam kondisi darurat seperti ini, peran manufaktur otomotif Negeri Matahari Terbit pantang diragukan. Sebagaimana percakapan Suara.com dengan pimpinan Nissan Motor Indonesia beberapa saat lalu, pabrikan mobil di sana berkomitmen soal tanggap darurat.
Di antaranya adalah pihak Nissan Corporation sendiri, lewat penyerahan mobil bertenaga listrik atau Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) yang bisa dijadikan sumber energi dalam kondisi bencana alam.
Nissan e-NV200 dan Nissan LEAF (Leading, Environmentally friendly, Affordable, Family) adalah dua produk lansiran Nissan yang bisa digunakan dalam kondisi darurat saat terjadi bencana alam.
Baca Juga: 5 Best Otomotif Pagi: Jajal Harley-Davidson, Terpesona Aston Martin
"Dalam kondisi baterai penuh, Nissan LEAF bisa memasok listrik kebutuhan keluarga selama empat hari," papar Isao Sekiguchi, President Director PT Nissan Motor Indonesia saat test drive di Balai Kartini, Jakarta.
"Bisa kami tengok kembali pengalaman dalam negeri saat terjadi bencana alam tsunami. Karena Nissan LEAF bebas dari emisi gas beracun atau tanpa karbon monoksida, ia bisa diparkir di dalam shelter, bersama para pengungsi. Kemudian dengan kondisi tanpa listrik, karena terjadi kerusakan infrastruktur, baterai kendaraan inilah yang menjadi sumber daya selama berhari-hari," jelas Sekiguchi-san.
Dalam kondisi pasca dilanda badai Topan Hagibis Jepang, semoga banyak KBL buatan Negeri Sakura sendiri mampu memberikan pasokan listrik sampai bantuan datang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
-
Terpopuler: Tips Bikin AC Mobil Tetap Dingin, Kapan Arus Balik 2026 Mulai?
-
5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik
-
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota