Suara.com - Bagi beberapa orang, menggadai mobil bisa jadi solusi untuk permasalahan keuangan, pun dinilai sebagai keuntungan bagi penerima gadai. Namun sepertinya tidak untuk pria di Jakarta ini, karena ia malah dikejar ormas sampai dituduh rampok setelah menerima gadai mobil Honda Mobilio.
Melalui jejaring Facebook, warganet bernama Andry mengunggah foto mobil Honda Mobilio warna putih.
Pada keterangan ia menuliskan "Hati-hati dengan mobil ini, Saya teirma gadai setelah dua minggu, oknum ormas dan... menuduh kita rampok dan ujung-ujung ke polisi dan kita kena kasus penadahan. Betul-betul merepotkan,"
Usut punya usut, mobil Honda Mobilio dengan pelat nomor Bekasi itu memang bermasalah karena merupakan mobil rental yang dilarikan oleh si penyewa.
Hal itu diketahui dari penelusuran warganet, karena sering menemukan mobil Honda Mobilio dengan jenis yang sama berseliweran di jejaring Facebook.
Si pemilik mobil yang asli memanfaatkan jejaring media sosial untuk mencari mobil tersebut. Diketahui kalau mobil Honda Mobilio warna putih itu disewa dan tidak dikembalikan sesuai tenggat waktu.
Kekinian, si pemilik mobil yang asli sudah menghubungi pihak kepolisian dan sedang dalam pengurusan.
Sedangkan menurut warganet bernama Reza, kejadian seperti ini merupakan modus lama yang sering terjadi "Modus lama, nih. Biasanya mobil dikaburkan dari leasing. Pasang GPS, oleh oknum kolektor digadai. Lalu beberapa waktu tinggal dipantau posisi mobil, kena deh,"
Banyak juga warganet yang menyarankan untuk lebih berhati-hati saat akan menerima gadai mobil.
Baca Juga: Polisi Ketinggalan Kunci di Dalam Mobil Patroli, Warganet Kasih Saran Kocak
"Kalau (terima) gadai usahakan lihat BPKB atau unit kredit. Minta fotokopi struk terakhir angsur, nanti tiap bulannya lihat deh, diangsur apa nggak. Terus minta tanda tangan di atas materai kalau mobil tersebut ada masalah gampang untuk ngurus karena ada suratnya." beber Aji.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
5 Motor Irit Bensin, Hemat Servis dan Anti Ngebut: Pas buat Pelajar, Orang Tua Bebas Risau
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama