Suara.com - Produsen otomotif asal Italia, Lamborghini disebutkan siap mengirim pesawat tanpa awak untuk menguji ketahanan material serat karbon yang akan digunakan pada mobil.
Dalam penelitian ini, produsen supercar asal Negeri Pizza itu menggandeng Houston Methodist Research Institute, Amerika Serikat. Beberapa sampel akan diuji untuk mencari tahu manakah yang memiliki dampak paling buruk terhadap lingkungan.
"Pengujian ini adalah terobosan sebagai pembuat mobil pertama di dunia yang melakukan penelitian sains atas bahan serat karbon. Selain mewakili contoh penting tanggung jawab sosial perusahaan, misi ini sepenuhnya sejalan dengan filosofi dan nilai-nilai kami," papar Stefano Domenicali, Chief Executive Officer (CEO) Lamborghini, sebagaimana dikutip dari Carscoops.
Total terdapat lima sampel serat karbon yang akan dipilih dan diuji untuk bidang otomotif. Salah satunya komposit serat karbon dengan kemampuan fleksibilitas ekstrem serta kinerja mekanis tingkat tinggi yang setara aluminium berkualitas tinggi.
Sampel akan berada di luar angkasa selama enam bulan untuk melihat perubahan besar terhadap suhu serta dampak radiasi ultraviolet, dan aliran oksigen atom yang disebabkan oleh ionisasi. Ketika misi selesai, sampel akan kembali ke bumi dan menjalani pengujian bersama oleh Lamborghini dan Houston Methodist Research Institute.
"Lamborghini adalah merek yang selalu berkomitmen untuk melampaui batas di setiap bidang kegiatannya dan menjadi pelopor dalam bidang teknologi," kata Stefano Domenicali.
Sebagai informasi, bahan karbon kerap menjadi pilihan para produsen mobil sport karena berhasil membuat bobot mobil lebih ringan. Dan kualitas yang ditawarkan setara material baja.
Walaupun secara biaya bahan karbon lebih mahal dalam dunia industri, produsen kendaraan lebih menyukainya karena mampu memangkas bobot kendaraan. Manufaktur terbantu memindahkan bagian tenaga dan gravitasi kendaraan dengan adanya bahan karbon.
Baca Juga: 5 Seleb Peduli Lingkungan Hidup dan KBL, Nomor 2 Paling Cantik
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Bukan Hanya Cetak Banyak Gol tapi...
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Ini: Tim Garuda Diterpa Kabar Buruk
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman