Suara.com - Berdasarkan data, kecelakaan lalu lintas di jalan raya masih didominasi kendaraan roda dua. Namun sayangnya penanganan yang salah saat membantu korban kecelakaan menjadi salah satu faktor yang justru memperburuk keadaan korban.
Lalu bagaimana sebenarnya langkah tepat saat menemui korban kecelakaan. Mengutip RideApart, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.
Pertama pastikan saat hendak menolong tidak dalam keadaan panik. Jadi usahakan tetap tenang dan bisa menjauhkan korban dari berbagai bentuk rasa takut dan panik.
Kedua pastikan wilayah sekitar korban juga aman. Hal tersebut perlu dilakukan agar tidak terlalu banyak orang yang masuk ke dalam wilayah kecelakaan yang dapat menghambat proses pertolongan pertama.
Ketiga segera hubungi pihak berwajib dan berikan informasi lengkap kejadian.
Keempat, hindari memindahkan korban dari tempat kecelakaan. Hal ini dikarenakan, korban bisa saja mengalami cedera serius seperti patah tulang atau luka lain seandainya dipindahkan tanpa langkah yang tepat.
Namun jika terpaksa dipindahkan, pastikan dilakukan dengan aman dan ada orang yang memegang bagian kepala agar tetap lurus.
Kelima hindari melepas helm, hal ini dapat memicu cedera tulang leher atau tulang belakang. Jika memang harus memberi nafas buatan, mintalah bantuan orang lain untuk menstabilkan korban ketika melepas helm.
Terakhir bicara pada korban. Cara ini sebenarnya jarang sekali berhasil. Sebab, korban yang sedang dalam keadaan terkapar dan menahan sakit, akan sulit menjawab pertanyaan.
Baca Juga: Soal Kecelakaan Skuter Listrik, Pengamat: Grab Harus Ikut Tanggung Jawab
Tapi jika memungkinkan ada baiknya tanya bagian mana yang mengalami luka agar bisa segera ditangani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia