Suara.com - Beberapa pemilik Honda mendapat surat pemberitahuan terkait pemeriksaan mesin PCX 150. Melalui surat dilengkapi kop atau "kepala surat" perusahaan Honda roda dua, pengguna skutik bongsor racikan manufaktur berlambang sayap itu diundang ke bengkel resmi.
Adapun tujuannya adalah melakukan perbaikan sprocket cam. Dari sebuah unggahan di media sosial, diketahui surat dilayangkan bagi salah satu pengguna PCX 150 di Kabupaten Bogor.
Karena itu, belum diketahui apakah pemeriksaan berlaku bagi seluruh pengguna PCX 150 atau hanya wilayah tertentu saja.
Namun demikian, Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication Astra Honda Motor (AHM) menyatakan bahwa pemeriksaan tidak berlaku bagi semua pemilik skutik bongsor itu.
"Ya, itu semacam kampanye perbaikan, bukan recall. Yang diperbaiki juga hanya beberapa," ujar Ahmad Muhibbuddin kepada awak media, di Menara Astra, Jakarta Pusat.
Sejauh ini pihak PT AHM memang belum secara resmi melakukan kampanye perbaikan terhadap Honda PCX 150. Pemberitahuan dilakukan langsung oleh sejumlah jaringan dealer.
Sebelumnya, pada Mei 2019, petisi mengenai recall Honda PCX 150 sempat mencuat dari para pengguna. Hal ini lantaran salah satu konsumen mempublikasikannya melalui laman change.org. Dalam petisi itu, ia mengeluhkan setidaknya ada tiga masalah yang dirasakan sebagai pengguna skutik bongsor racikan Honda itu.
Pertama terjadi kondisi gredek di rpm rendah, kemudian tarikan gas berat dan kasar di rpm rendah, dan motor mendadak mati. Gayung bersambut, hal ini rupanya dirasakan juga oleh para pengguna PCX lainnya.
Dan kini, "surat cinta" sudah ada di tangan. Semoga proses penggantian sprocket cam dalam kampanye perbaikan bisa dilaksanakan segera.
Baca Juga: Ferrari Roma, Representasi Ibu Kota Italia dengan Akselerasi Mantap
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur