Suara.com - Pelek baja atau steel wheels (SW) sering dianggap remeh dibandingkan pelek alloy wheels (AW) karena terkesan murah dan tidak modern. Padahal kedua jenis pelek ini sebenarnya memiliki keunggulan masing-masing.
Melansir situs mobil88, keunggulan utama pelek alloy adalah desainnya yang beragam. Dibuat dari campuran alumunium dan nickel, pelek jenis ini memiliki bobot yang ringan namun tetap kokoh.
Alhasil mobil bisa bergerak lebih lincah dibandingkan menggunakan pelek baja. Di sisi lain, pelek alloy cenderung lebih mudah peyot jika melintasi jalanan yang berlubang. Bahkan tidak tertutup kemungkinan retak atau pecah.
Perawatan juga lebih sulit jika ingin tampilannya tetap enak dipandang. Terlebih pelek alloy rentan terhadap goresen akibat batu dan kerikil jalanan.
Dalam hal ini, pelek baja memang lebih berat dan merugikan dari sisi akselerasi. Karena bobotnya yang berat, diameternya tidak lebih besar dari 16 inch.
Namun pelek baja jauh lebih kuat. Benturan sangat keras mungkin bisa membuatnya peyot, tapi nyaris mustahil untuk pecah.
Karena memang tampilannya standar saja, kerusakaan pada sisi tampilan bukan soal besar. Soal tampilan bisa diatasi dengan memasang cover wheel yang banyak tersedia di pasaran.
Oleh karena itu, pelek baja ini lebih cocok mobil yang digunakan setiap hari, cocok untuk mobil yang membawa beban berat dengan kondisi jalan yang tidak selalu mulus. Harganya pelek baja juga lebih terjangkau.
Sedangkan pelek alloy lebih cocok untuk mobil dengan peforma tinggi atau yang membutuhkan tampilan menarik.
Baca Juga: Sultan Abis, Semua Bus dari PO Ini Gunakan Pelek yang Lebih Mahal dari Nmax
Berita Terkait
-
Upgrade LCGC: 5 Velg Aftermarket Terbaik Bikin Mobilmu Jadi Pusat Perhatian!
-
Seimbangkan Motor Anda: Menggali Pentingnya Balancing Velg Motor
-
HSR Wheel Luncurkan Pelek Mobil Terbaru Lengkapi Varian Deca Series
-
Mau Beli Pelek Bekas? Jangan Tergiur Harga Murah, Ketahui Dulu Fakta Ini
-
Pelek Asal Indonesia Unjuk Gigi di Ajang Modifikasi Jepang
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya
-
Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?
-
Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong
-
TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan