Suara.com - PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) menyatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan bila di masa mendatang, produk-produk Mazda yang dipasarkan di Indonesia akan dirakit secara lokal.
Namun demikian, Roy Amran Arfandy, Presiden Direktur PT EMI mengatakan bahwa keinginan tadi harus didasari hasil riset.
"Secara berkala, kami terus melakukan riset untuk melihat pasar seperti apa, segmennya seperti apa, ada perubahan permintaan atau tidak. Karena skala kami masih kecil," ujar Roy Amran Arfandy, di Jakarta, baru-baru ini.
Selain itu, tambah Roy Amran Arfandy, keputusan untuk melakukan perakitan lokal harus mendapat persetujuan dari prinsipal. Karena apapun yang terjadi, keputusan tetaplah dari Jepang.
"Secara prinsip, dari Jepang masih fokus tipe SUV dan sedan. Kami harus ikut prinsipal," tegas Roy Amran Arfandy.
Sejauh ini, Mazda memang belum memiliki pabrik perakitan di Indonesia. Untuk wilayah Asia Tenggara, perakitan produk-produknya dilakukan di Thailand dan Malaysia.
"ASEAN adalah salah satu fokus dari Mazda untuk tumbuh atau growth di ASEAN. Saya melihat mereka fokus karena negara-negara ASEAN besar, penduduknya banyak," tutup Roy Amran Arfandy.
Baca Juga: Tampil di EPP, Cak Imin Ajak Investasi Kurangi Emisi Karbon
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan