Suara.com - Saat ini para pengendara baik mobil maupun motor tentu mempunyai gawai
Beberapa dari mereka pun cukup ketergantungan terhadap alat canggih tersebut, termasuk untuk alasan navigasi.
Fitur peta yang tersemat di gawai tentu sangat bermanfaat bagi pengendara.
Namun hati-hati saat menggunakan fitur navigasi pada gawai saat berkendara.
Bukannya sampai ke tujuan, anda malah bisa tersasar menujuk puncak gunung berapi aktif. Kok bisa?
Dilansir dari Autoevolution, salah satu aplikasi navigasi ternama, memiliki sebuah error yang cukup fatal.
Aplikasi tersebut menujuk alamat sebuah restoran makanan cepat saji, tepat di puncak sebuah gunung berapi aktif.
Lokasi dari gunung tersebut terletak di Pulau Negros, Filipina, tepatnya di Gunung Kanlaon.
Namun, tak ada jalan yang bisa dilalui oleh kendaraan pada lokasi tersebut, membuat kecil kemungkinan bagi pengendara mobil maupun motor untuk tersesat sampai ke lokasi tersebut.
Baca Juga: Untuk Mobil Dinas, Menteri Perhubungan RI Pesan 100 Unit KBL
Tentu saja hal tersebut adalah error yang kemungkinan bakal diperbaiki di masa yang akan datang.
Walaupun demikian, adanya error tersebut membuat anda para pengguna kendaraan wajib cek lokasi beberapa kali, untuk berjaga-jaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi