Suara.com - Peliknya dampak yang ditimbulkan Coronavirus Disease atau Covid-19 terus terjadi di sektor otomotif global. Selain pintu pabrik di pelbagai penjuru dunia digembok, peluncuran produk baru juga ditangguhkan.
Di satu sisi, tentu saja masa kekinian yang sarat dengan teknologi bisa menjamin mulusnya virtual launching atau peluncuran virtual. Cara ini selaras imbauan tinggal di rumah serta physical distancing. Namun di sisi lain, tidak demikian halnya bila ditinjau dari sisi pemasaran.
Animo pasar sangat mungkin masih kurang, karena kekhawatiran akan menjalarnya pandemi Covid-19. Hal ini akan bermuara pada daya serap produk yang kurang dari harapan. Faktor-faktor itu turut menjadi pertimbangan bahwa sebuah mobil atau sepeda motor urung diluncurkan di masa infeksi penyakit saluran pernapasan tadi.
Dikutip dari kantor berita Antara, Peugeot Société Anonyme atau PSA Group sebagai grup otomotif global yang menaungi Citroen, DS Automobiles, Opel, Peugeot dan Vauxhall, telah menunda peluncuran sebuah produk perdana mereka di India. Yaitu Citroen C5 Aircross.
Tidak tanggung-tanggung, penangguhan berlangsung selama satu tahun, hingga baru awal 2021 nanti baru dilangsungkan. Padahal, PSA Group sudah siap mengenalkan, namun badai Covid-19 telah membuat peta bisnis mereka berjalan tidak seperti rencana. Sehingga baru kuartal pertama tahun depan akan siap.
"Kami menegaskan komitmen untuk India, dan masyarakat saat ini tengah prihatin atas kesejahteraan serta kesehatan, sehingga pembelian mobil bukanlah sebuah prioritas," papar perusahaan itu.
"Sehingga PSA Group di India berkoordinasi erat dengan mitra dealer, telah memutuskan untuk menjadwal ulang peluncuran Citroen C5 Aircross SUV ke Q1 2021, sambil memastikan kesiapan industri," demikian bunyi keterangan berikutnya.
Penjadwalan ulang ini diharapkan sesuai dengan prediksi dan potensi perkembangan ekonomi di India. PSA Group juga berharap peluncuran tahun depan sejalan dengan optimisme masyarakat di sektor ekonomi.
Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.
Baca Juga: Sudah Mamam Belum? Yuk, Sarapan Mi Rasa Oli
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok
-
Fitur Unggulan JETOUR T2 yang Dapat Membantu saat Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Motor Brebet saat Digas? Ini 8 Penyebab dan Cara Praktis Mengatasinya
-
Jasa Marga Siapkan Tol Japek II Selatan Fungsional Saat Arus Balik Lebaran 2026