Suara.com - PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia (MMKI) selaku pabrikan mobil Mitsubishi di Indonesia menyebutkan belum bisa berkomentar terkait imbauan untuk memproduksi ventilator. Pasalnya, menurut Prianto, HR & GA Director PT MMKI, pihaknya sejauh ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah.
"Kami belum bisa memberikan komentar. Karena masih menunggu informasi lebih detail dari pemerintah," kata Prianto saat dihubungi Suara.com.
Akan tetapi, tambah Prianto, pada dasarnya PT MMKI siap untuk membantu pemerintah dalam memerangi Covid-19.
"Kami selalu berusaha untuk mendukung pemerintah Indonesia," jelas Prianto.
Sebelumnya, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra mengungkapkan pabrikan otomotif siap mengikuti imbauan pemerintah untuk memproduksi ventilator sebagai alat penunjang tim medis memerangi Covid-19. Namun demikian, perempuan yang akrab disapa Amel ini menyampaikan, pemerintah sampai saat ini belum memberikan konsep ventilator seperti apa yang bisa dibuat agar sesuai standar.
"Kami sedang mempelajari, pada dasarnya kami perlu blue print seperti apa standarnya. Kami bisa aja pakai supplier yang memproduksi part-part mobil untuk membuat. Selanjutnya pabrikan yang akan assembling. Jadi sampai saat ini kita masih menunggu," ujar Amelia Tjandra dalam bincang virtual bersama awak media, awal pekan ini (6/4/2020).
Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.
Baca Juga: Bersama Kereta Merta Ini, Glenn Fredly Menuju Peristirahatan Terakhir
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Perbandingan Mesin Cuci Front Load dan Top Load, Mana yang Lebih Bagus?
-
5 Tablet Rp2 Jutaan yang Support Keyboard Bluetooth, Cocok Buat Ngerjain Tugas
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Musda Golkar Sumsel Dibuka Ketum Bahlil, Perebutan Kursi Ketua Mengarah ke Andie DInialdie?
-
8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah
-
Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali
-
Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel
-
YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius
-
Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing