Liberty Jemadu | Manuel Jeghesta Nainggolan
Senin, 06 April 2020 | 22:07 WIB
Logo Daihatsu. [Shutterstock]

Suara.com - Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra mengungkapkan pabrikan otomotif siap mengikuti himbauan pemerintah untuk memproduksi ventilator sebagai alat penunjang tim medis memerangi Covid-19.

Namun demikian, perempuan yang akrab disapa Amel tersebut menyampaikan, pemerintah sampai saat ini belum memberikan konsep ventilator seperti apa yang bisa dibuat agar sesuai standar.

"Kami sedang mempelajari, pada dasarnya kami perlu blue print seperti apa standarnya. Kami bisa aja pakai supplier yang memproduksi part-part mobil untuk membuat. Selanjutnya pabrikan yang akan assembling. Jadi sampai saat ini kita masih menunggu," ujar Amel dalam bincang virtual bersama awak media, Senin, 6 April 2020.

Amel menambahkan, sebelumnya asosiasi produsen mobil Indonesia, Gaikondo juga sudah menyampaikan bila supplier nanti aka memproduksi sesuai dengan gambar yang diberikan.

"Sampai saat ini kami masih mempelajari dan menunggu," kata Amel.

Dalam merakit ventilator, pabrikan sebenarnya tidak membutuhkan waktu lama untuk melakukannya. Namun kesulitan terdapat pada produksi part-part yang dilakukan oleh para supplier.

"Kita tanya dulu, ketika mereka (supplier) sudah siap, kami dari pabrikan bisa assembling. Karena assembling tidak butuh waktu terlalu lama," tegas Amel.

Sebelumnya Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong berbagai industri untuk turut memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) yang akan dipasok bagi para tenaga kesehatan dalam menangani pasien positif Covid-19.

Menperin juga mendorong produsen otomotif di dalam negeri untuk bisa ikut memproduksi alkes seperti ventilator atau alat bantu pernapasan, yang sangat krusial dalam merawat pasien Covid-19.

Komentar