Suara.com - Skoda Auto, produsen mobil asal Ceko yang berada di bawah naungan Volkswagen, Jerman menyatakan bahwa industri otomotif bakal cukup lama pulih dari serangan pandemi global Corona Virus Disease atau Covid-19. Dikutip dari kantor berita Antara, Skoda Auto menyatakan prediksi bahwa pukulan laba terbesar akan terjadi pada kuartal kedua 2020, dan pulih di kuartal ketiga.
Dari kubu Skoda sendiri, mereka melaporkan terjadinya penurunan laba operasi kuartal pertama sebesar 25 persen pada Senin (4/5/2020).
"Kami melihat dampak terbesar krisis saat ini adalah pada kuartal kedua, diikuti pemulihan bertahap pada kuartal ketiga. Kemungkinan kembali ke level tahun sebelumnya pada kuartal keempat," demikian papar anggota dewan, Klaus-Dieter Schurmann sebagaimana dikutip kantor berita Antara dari Reuters, Selasa (5/5/2020).
Skoda merasakan dampak krisis Covid-19 selama tiga bulan pertama di tahun ini. Di mana terjadi penurunan penjualan global, dan harus menutup pabrik-pabrik domestik selama 39 hari mulai Maret 2020 dan baru buka kembali pengujung April 2020. Alhasil, Skoda berusaha menahan dampak pandemi lewat pengurangan biaya operasional dan biaya jangka pendek.
Pendapatan kuartal pertama Skoda Auto mengalami penurunan 1,4 persen menjadi Euro4,85 miliar, sedangkan pengiriman di seluruh dunia turun 24 persen sehingga menjadi 232.900 unit mobil. Padahal sebelumnya, Skoda telah berhasil meningkatkan pengiriman tahunan di atas angka 1 juta unit kurun beberapa tahun terakhir.
Kepala Eksekutif Skoda, Bernhard Maier mengatakan bahwa penutupan pabrik menimbulkan kerugian produksi sebanyak 100 ribu unit mobil. Disebutkannya pula, sulit untuk meramalkan penjualan secara global dalam beberapa bulan mendatang meski Skoda Auto berada dalam posisi yang baik.
"Kami berjuang untuk setiap mobil, karena pesanan kami masih tinggi," tutupnya.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Baca Juga: Lockdown Diperlonggar, Harga Minyak Mentah Dunia Merangkak Naik
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Brand Lokal Motor Listrik yang Bagus Merk Apa? Cek Penjelasannya di Sini!
-
Cuma Belasan Juta! Intip Daftar Harga Lengkap Motor Listrik Viar Terbaru 2026
-
5 Motor Listrik Brand Lokal Setara Yamaha NMax, Jarak Tempuh Jauh, Mesin Bertenaga
-
Daftar Harga Mobil LCGC Irit Bensin untuk Harian saat Harga BBM Naik
-
Promo MyPertamina April 2026, Ada Cashback hingga Voucher Rp800 Ribu
-
Seharga Rp36 Juta, Apakah Motor Listrik Maka Cavalry Layak Gantikan Nmax dan PCX?
-
5 Mobil Listrik Bekas Kuat di Tanjakan, Mesin Tangguh Cuma Seharga Daihatsu Ayla Seken
-
4 Ritual yang Bikin Motor Irit Bensin, Kantong Tetap Aman di Akhir Bulan
-
5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
-
Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia