Suara.com - Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Naoya Takai mengungkapkan, Mitsubishi Fuso masih mampu menjual ribuan unit pada periode Januari-April 2020 meski di tengah pandemi Covid-19.
"Retail sales Mitsubishi Fuso periode Januari hingga April 2020 sebanyak 9.628 unit, turun 28,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujar Naoya Takai saat video conference bersama awak media.
Meski mengalami penurunan, lelaki yang akrab disapa Rocky ini mengklaim bahwa pencapaian Mitsubishi Fuso di tengah pandemi masih mampu memimpin pasar kendaraan komersial.
"Kami tetap mendominasi, dengan pangsa pasar 47,8 persen," terangnya.
Sementara itu, Direktur Penjualan dan Pemasara KTB, Duljatmono membeberkan bahwa segmen Medium Duty Truk (MDT) menjadi sektor yang paling mengalami penurunan. Sedangkan Light Duty Truck (LDT) hanya mengalami penurunan 28 persen.
"Justru drop-nya pasar meningkatkan share kami sekitar 58,8 persen, hampir 59 persen," kata Duljatmono.
Pada segmen MDT, lanjut Duljatmono, sektor pendukung adalah infrastruktur, komoditi, komoditas pertambangan berupa bauksit, batubara dan nikel. Khususnya batubara saat ini stagnan, harganya semakin turun, demand juga tidak ada.
Dengan demikian, MDT saat ini aktvitasnya hanya logistik saja. Dan porsi dominannya dipegang oleh kelas LDT.
"Mudah-mudahan setelah pandemi, volme MDT dengan produk kami, Fighter ini akan meningkat, segera tumbuh dan mendapatkan benefit dari peningkatan pasar." tutup Duljatmono.
Baca Juga: Layanan Bengkel ke Rumah Jadi Primadona Sektor Otomotif Masa Pandemi
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia