Suara.com - Royal Enfield mengumumkan penarikan kembali atau recall terhadap tiga model sekaligus, yakni Interceptor 650, Continental GT 650 dan Himalayan.
Seperti dilansir dari Visordown, merek motor asal Britania Raya yang kini digarap oleh pabrikan di India itu harus melakukan recall di sejumlah negara Eropa dan Korea Selatan karena masalah kaliper rem. Jumlah produk terdampak juga tidak sedikit, recall yang dilakukan Royal Enfield melibatkan sebanyak 15.200 unit.
Perusahaan menjelaskan bahwa kaliper rem pada ketiga model ini menunjukkan tanda-tanda korosi karena bagian itu sering tergerus zat mengandung garam. Jika dibiarkan, komponen lambat laun akan menghasilkan suara bising saat roda berputar. Namun bahayanya, permasalahan ini membuat fungsi rem tidak bisa bekerja secara maksimal.
Kabarnya, dalam waktu dekat pabrikan motor yang berlokasi di Chennai, India ini akan segera mengirim surat kepada pemilik produk terdampak. Selanjutnya, pengguna diharapkan bisa mulai menghubungi dealer resmi Royal Enfield.
Ke depannya, pabrikan berencana untuk mengganti material yang digunakan dengan kualitas lebih baik. Perusahaan mengklaim hal serupa tidak akan terjadi pada jajaran sepeda motor bermesin 650 cc itu.
Sebagai informasi, ketiga model terdampak milik Royal Enfield sebenarnya juga dipasarkan di Indonesia. Namun pengaruh suhu di negara tertentu disinyalir menjadi penyebab kaliper rem mudah berkarat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Berlanjut, Kejari Isyaratkan Ada Tersangka Baru
-
A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu
-
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata
-
Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum
-
Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa
-
Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya
-
Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California
-
Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?
-
Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang
-
Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan