Suara.com - PT Sokonindo Automobile (DFSK) optimis bila varian ambulans dari DFSK Super Cab mampu mendongkrak penjualan mobil di tengah pandemi COVID-19.
Bahkan Area Sales Manager DFSK, Denny Perdana menyebutkan bahwa Super Cab ambulans sudah dipersiapkan sejak dua tahun lalu. Dan akhirnya saat ini sudah mulai dipasarkan.
"Unitnya ready to use, sudah ada dua mobil. Kami siapkan juga 34 unit, dan sedang dalam proses pengerjaan," ujar Denny Perdana, saat bincang virtual bersama awak media.
Lebih lanjut, ia menjelaskan secara penjualan pasarnya memang sangat potensial. Pasalnya, instansi pemerintah atau swasta tengah membutuhkan ambulans sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) di tengah pandemi COVID-19.
Sedangkan secara penjualan dalam kondisi normal, pasar ambulans bisa mencapai 3 ribu unit. Di tengah pandemi akan terus naik.
"Pertumbuhan pasar ambulans ini bisa mencapai 15 sampai 20 persen, dan kami prediksi akan bertahan tiga sampai empat tahun mendatang," ungkap Denny Perdana.
Sebagai informasi, DFSK Super Cab versi ambulans memiliki rancang bangun dari Super Cab 1.3T Diesel dan 1.5L Gasoline yang sudah beredar di pasar otomotif Indonesia untuk segmen niaga ringan.
Sebagai catatan, mesin diesel 1.300cc turbocharged menghasilkan tenaga 75 PS dan torsi 190 NM yang andal untuk jalanan berbukit. Sedangkan mesin bensin 1.500cc bertenaga 102 PS dan torsi 140 NM sangat cocok untuk kontur jalanan urban serta perkotaan.
Baca Juga: DFSK Super Cab versi Ambulans, Hadir untuk Kebutuhan Medis
Keduanya bisa dikonversi menjadi ambulans, dan perjalanan membawa pasien semakin aman lewat penerapan desain sasis Nine-Horizontal dan Two-Longitudinal beams. Sasis yang digunakan disebut mampu memberikan stabilitas dan kekuatan lebih baik untuk menempuh berbagai medan dengan beban.
Tag
Berita Terkait
-
Daihatsu Pertahankan Posisi Kedua Penjualan Mobil Nasional Selama 17 Tahun Berturut-turut
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
DFSK Tandai Babak Baru Lewat Partisipasi di IIMS 2026
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026