Suara.com - Ramai di media sosial, promosi jual mobil asal China dengan harga yang cukup miring, tak sampai Rp 40 jutaan.
Mobil ini diklaim bermesin 1000-an cc tiga silinder DOHC yang bermerek Smart Fortwo.
Postingan ini sempat bikin warganet curiga mengingat harganya yang cukup miring.
Namun ada yang janggal dari iklan mobil tersebut. Menurut penelusuran, ada beberapa ketidak cocokan. Apa saja?
Bukan merek palsu, mobil Smart Fortwo memang benar-benar ada, hanya saja mobil ini merupakan buatan Jerman dari salah satu divisi perusahaan Daimler AG, dan bukan mobil China.
Selain itu, iklan di atas menyebutkan bahwa mobil ini dijual dengan harga Rp 37 jutaan dalam kondisi baru.
Pada kenyataanya, dirangkum dari berbagai situs jual beli mobil di tanah air, mobil ini dibanderol dengan kisaran harga mulai dari Rp 180 jutaan hingga Rp 250 jutaan, bahkan dalam kondisi bekas buatan tahun sekitar 2010.
Mobil di atas terlihat punya desain yang identik dengan Smart Fortwo tipe W451 yang mana diproduksi antara tahun 2007-2014.
Mobil tiga pintu ini aslinya hadir dalam tiga varian mesin, yakni yang berkapasitas 800 cc, 1000 cc dan 1000 cc berturbo.
Baca Juga: Usai Kasus Via Vallen, Mobil Mewah Kiai di Pamekasan Juga Terbakar
Jika berbicara mengenai mobil China, jenis yang paling mirip dari mobil tersebut adalah Baojun E100 yang harga aslinya pun masih ada di kisaran Rp 190-an juta.
Tak cuma itu, tahun 2018 lalu, beberapa blog dan media otomotif nasional sempat memberitakan iklan mobil sejenis yang lagi-lagi membawa nama Smart For Two bahkan dengan harga yang lebih miring, yakni Rp 25 jutaan.
Tak heran beberapa warganet dibuat ragu dengan keaslian iklan tersebut. Berikut beberapa komentar di antaranya.
"Kalau ga salah smart turunannya benz mbah, pasti harganya ga main-main," tulis Adam Karomy.
"Smart yg biasa ajaa harga pasarannya 150 keatas apalagi yg convertible kek pict diatas," kata Fhadly Surya Ramdani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis