Suara.com - Yamaha dikenal sebagai produsen otomotif dengan produk motornya yang cukup dikenal di masyarakat seluruh dunia.
Namun, Yamaha tak cuma fokus memproduksi sepeda motor saja. Yamaha juga bermain di segmen sepeda kayuh.
Bahkan baru-baru ini, Yamaha memperkenalkan sebuah produk sepedanya bernama Civante. Seperti dilansir dari electrek, Yamaha Civante ini merupakan produk sepeda listrik atau e-bike.
Sepeda produksi Yamaha ini memiliki tampang yang khas layaknya sepeda road bike dengan adanya handle bar. Bahkan frame-nya pun terlihat seperti road bike pada umumnya.
Yamaha Civante menggunakan drivetrain 10 kecepatan, rantai ganda, rem cakram hidraulik, dan shifter Shimano STI.
Tak hanya itu saja, e-bikes Yamaha selalu dilengkapi tampilan multi-fungsi LCD yang bisa melihat informasi seperti mode pedal assist, informasi baterai, kecepatan, odometer, jam, stopwatch, dan lainnya.
Yamaha Civante ini dibekali sebuah mesin penggerak PWSeries SE. Dengan mesin tersebut, sepeda ini diklaim bisa membuat genjotan pedal lebih halus.
"Civante akan memperkenalkan kelompok pengendara baru ke kualitas, kenyamanan, dan kinerja legendaris Yamaha serta meningkatkan dan mendiversifikasi pilihan ritel kami," ujar Manager dan Marketing Yamaha's Power Assist Bicycle group Drew Engelman.
Yamaha Civante dibekali baterai 500 Wh. Baterai ini dapat diisi dari 0-80 persen hanya dalam waktu satu jam.
Baca Juga: Yamaha Pamer Video Teaser Motor Misterius, The Baby NMAX?
Untuk harga, Yamaha Civante ini dibanderol 3.399 Dolar Amerika Serikat atau setara Rp 48,9 juta.
Harga ini ternyata mampu menyaingi harga Yamaha NMAX yang dibanderol Rp 33,75 juta untuk versi tertinggi.
Hayo, kalau kalian suruh pilih, pilih Yamaha NMAX atau Yamaha Civante?
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026
-
Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?
-
Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda
-
Digelar Selasa Depan, Ini Susunan Hakim Sidang Eks Menag Yaqut
-
Robert Budi Hartono Jadi Pengendali Baru, Ini Daftar Pemegang Saham BCA
-
BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap
-
Ratusan Pedagang STC Demo HGB Ruko, Wali Kota Pekanbaru Angkat Bicara
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!