Suara.com - Pasar mobil bekas di Indonesia diyakini akan kembali bangkit dalam waktu tiga bulan ke depan, demikian dikatakan CEO OLX Autos Indonesia, Johnny Widodo dalam sebuah diskusi online, Kamis (30/7/2020).
"Kami optimis bahwa pasar penjualan kendaraan bekas akan pulih di tiga bulan ke depan," ungkap Johnny yang perusahaannya berfokus pada penjualan kendaraan.
Jhonny yakin pasar mobil bekas akan segera naik karena berdasarkan survei yang sudah mereka lakukan, masyarakat akan akan lebih banyak membeli mobil bekas ketimbang mobil baru.
"Survei yang kami lakukan itu, kebanyakan orang akan membeli mobil bekas. Karena, ke depannya mereka akan menyimpan cashflownya dia, tapi secara logika akan tetap ada orang yang ingin membeli mobil baru juga," kata dia.
Pemulihan pasar kendaraan bekas juga terjadi karena adanya perubahan pola pikir, karena adanya pandemi maka masyarakat akan lebih senang dengan menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan dengan kendaraan umum.
"Pemulihan pasar itu terjadi berdasarkan dari pada saat ini dana untuk pembelian mobil hanya tertunda bukan hilang, konsumen juga banyak yang beralih ke kendaraan pribadi lalu yang ketiga itu dan kebanyakan konsumen itu akan memilih kendaraan bekas," jelas dia.
Jika dilihat pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi, penjualan kendaraan bekas memiliki tren yang cukup positif dibandingkan dengan beberapa bulan yang sangat tidak baik posisinya.
"Jadi, kalau misalnya kita bicara tren mobil bekas itu sudah sangat membaik. Saya berani ngomong begini itu karena kita bisa melihat bagaimana perubahan dari penjualan dan pembelian mobil bekas," kata dia.
Animo masyarakat untuk menjual dan membeli kendaraan mobil bekas juga sudah terbilang cukup stabil, berdasarkan pantauan dari OLX Autos saat ini kenaikan sudah mencapai 80 hingga 90 persen.
Baca Juga: Tujuh Mobil Sedan Ini Harganya Cuma 30 Jutaan, Walau Seken Masih Keren!
"Animo masyarakat untuk menjual dan membeli, kalau kita lihat dari sisi market place sudah sangat dekat dengan masa sebelum COVID-19. Kalau kita lihat itu sudah di kisaran 80-90 persen," papar dia. [Antara]
Berita Terkait
-
Harga Jual Kembali Mobil China Masih Kalah Jauh dari Merek Jepang
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mobil Mesin V6 Harga Mulai 30 Jutaan: Ini yang Harus Diketahui sebelum Bawa Pulang Mitsubishi Galant
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Resmi Mengaspal, Intip Pesona Sedan Baru Mitsubishi Harga Murah Tampang ala Lancer Evo
-
Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50
-
IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan
-
IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional
-
Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV
-
Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026
-
4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?
-
Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026
-
Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'
-
Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?