Suara.com - AAA (dibaca Triple A), singkatan dari American Automobile Association baru saja melakukan sebuah studi tentang sistem bantuan pengemudi atau driver assistance systems. Hasilnya, peranti ini belum sepenuhnya bisa diandalkan.
Dalam studinya AAA melibatkan sejumlah model dengan tahun produksi 2019 dan 2020. Antara lain adalah BMW X7, Cadillac CT6, Ford Edge, Kia Telluride, dan Subaru Outback.
Semua model dilengkapi beberapa bentuk teknologi mengemudi semi-otonom mulai dari Cadillac's Super Cruise hingga Telluride’s Highway Driving Assist. Namun sebagian besar justru tidak bisa benar-benar membawa mobil tetap berada di jalurnya.
Menurut direktur teknik otomotif dan hubungan industri AAA, Greg Brannon, dengan banyaknya masalah yang mereka alami saat pengujian, tidak jelas bagaimana sistem ini mampu meningkatkan pengalaman berkendara dari sebuah mobil.
"Dalam jangka panjang, dengan teknologi yang masih seperti ini, bisa mengurangi penerimaan publik terhadap kendaraan yang sepenuhnya otomatis di masa depan," ujar Greg Brannon, seperti dikutip dari Carscoops.
Dalam studi pun dijelaskan kondisi dan marka jalan sangat berpengaruh terhadap efektifitas sistem. Secara khusus, studi menemukan bahwa pada posisi tertentu saat berhadapan dengan marka baru, sistem dapat dengan baik mempertahankan mobil berada di jalur. Namun marka jalur yang bervariasi membuat sistem sedikit bermasalah dalam "membacanya".
Selain itu, studi juga menemukan bahwa sistem bantuan pengemudi jauh dari 100 persen dapat diandalkan.
Secara keseluruhan, AAA menemukan kemungkinan terjadi tabrakan adalah 66 persen. Kecepatan tumbukan rata-rata adalah 40,2 km per jam lebih rendah dari kecepatan yang ditetapkan. Yaitu 48,3 km per jam.
Sebagai catatan sistem ini tidak benar-benar dirancang untuk mendeteksi kendaraan yang menghalangi di depan jalur. Sedangkan sisi baiknya, sistem cruise control adaptif dengan bantuan stop-and-go mampu bekerja dengan sangat baik.
Baca Juga: Studi : Mobil Otonom Belum Sepenuhnya Aman, Mengapa?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Lebarkan Sayap, BYD Incar India untuk Jadi Tempat Produksi Baru
-
Trump Naikkan Tarif Korea Selatan, Saham Hyundai dan Kia Langsung Anjlok
-
Suzuki Menyerah dan Pilih Jual Pabrik Produksi ke Ford
-
5 Rekomendasi Motor Bebek 150cc Paling Murah 2026 di Indonesia
-
Apakah Aman Mengganti Oli CVT Mobil Pakai Oli After Market?
-
5 Mobil Hatchback Terbaik Budget Rp50 Juta Rekomendasi Mas Wahid
-
Harga Mitsubishi Destinator Baru vs Bekas, Selisihnya Bikin Mikir
-
Mitsubishi Xforce Ubah Standar SUV Kompak Tanah Air, Tawarkan Fitur Canggih dan Kabin Luas
-
3 Rekomendasi Mobil City Car Bekas yang Paling Gampang Diparkir untuk Pemula
-
Toyota Indonesia Kuasai 58 Persen Ekspor Otomotif Nasional Lewat Mobil Hybrid Rakitan Lokal