- Kepanjangan Tol Cipali adalah Cikopo-Palimanan, membentang sejauh 116,75 km dan terbagi dalam enam seksi.
- Rencana pembangunan digagas era Presiden Soeharto (1996) lalu diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 2015.
- Tol ini menjadi rute favorit mudik Lebaran 2026 karena memangkas waktu tempuh 1,5 jam.
Suara.com - Momen perayaan Idulfitri selalu identik dengan tradisi pulang kampung. Jelang arus mudik Lebaran 2026 ini, ratusan ribu kendaraan dipastikan akan kembali memadati jaringan Jalan Tol Trans Jawa. Dari sekian banyak ruas tol yang dilewati, ada satu nama yang pasti sudah sangat menempel di telinga kita: Tol Cipali.
Tol ini terkenal dengan trek lurusnya yang membentang panjang dan sukses menjadi "urat nadi" bagi para pemudik yang mengarah ke Jawa Tengah hingga Jawa Timur.
Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya di tengah antrean kendaraan, apa sebenarnya kepanjangan Tol Cipali?
Di balik namanya yang singkat dan mudah diingat, tersimpan fakta menarik, sejarah panjang lintas generasi presiden, hingga peran krusialnya dalam mengubah wajah transportasi di Pulau Jawa.
Mari kita bedah tuntas fakta di balik jalur favorit pemudik ini!
Kepanjangan Tol Cipali: Singkatan dari Dua Daerah Penting
Bagi Anda yang belum tahu, kepanjangan Tol Cipali adalah Cikopo-Palimanan.
Nama ini secara harfiah merujuk pada dua titik ujung yang dihubungkan oleh jalan tol ini, yaitu daerah Cikopo yang berada di Kabupaten Purwakarta, hingga daerah Palimanan yang terletak di Kabupaten Cirebon.
Membentang sejauh 116,75 kilometer, Tol Cipali tercatat sebagai salah satu tol terpanjang di Pulau Jawa. Untuk memastikan pengelolaan lalu lintas dan perawatan infrastruktur berjalan maksimal, ruas tol ini dibagi menjadi enam seksi yang terstruktur rapi, yaitu:
Baca Juga: Amien Rais: Jokowi Mau Bunuh Anak Saya di Tol Cipali
- Seksi 1: Cikopo – Kalijati (29,12 km)
- Seksi 2: Kalijati – Subang (9,56 km)
- Seksi 3: Subang – Cikedung (31,37 km)
- Seksi 4: Cikedung – Kertajati (17,66 km)
- Seksi 5: Kertajati – Sumberjaya (14,51 km)
- Seksi 6: Sumberjaya – Palimanan (14,53 km)
Sejarah Panjang: Digagas Soeharto, Diresmikan Jokowi
Meskipun baru terasa gaungnya pada dekade terakhir, gagasan pembangunan Tol Cipali sebenarnya sudah melintasi banyak era kepresidenan.
Rencana proyek jalan tol ini pertama kali muncul pada era Presiden Soeharto dan tercatat di Dinas Bina Marga Subang pada tahun 1996.
Sayangnya, rencana ambisius tersebut harus mati suri akibat hantaman badai krisis moneter 1998 yang berujung pada mundurnya Presiden Soeharto.
Memasuki era reformasi di bawah kepemimpinan Presiden B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), hingga Megawati Soekarnoputri, proyek ini masih belum menemukan titik terang untuk dilanjutkan.
Angin segar baru berembus di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Melalui pengawasan Kementerian Pekerjaan Umum, proyek Tol Cipali mulai digarap kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK
-
DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo soal 'Londo Ireng', Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot