Suara.com - Hyundai Motor America serta bagian dari perusahaan otomotif asal Korea Selatan ini, Kia America, melakukan tindakan recall atau penarikan kembali.
Adapun unit terdampak disebutkan tembus 280.000 mobil yang dijual di Amerika Utara.
Dikutip kantor berita Antara dari kantor berita Korea Selatan, Yonhap, Departemen Transportasi Amerika Serikat menyatakan bahwa produk yang ditarik kembali memiliki potensi risiko kebakaran.
Secara spesifik, recall ini dilakukan pada:
- 245.030 unit mobil SUV Hyundai Palisade tahun model 2020-2022
- 36.417 unit mobil SUV Kia Telluride tahun model 2020-2022.
"Kaitan derek sebagai bagian dari aksesoris yang dijual melalui dealer bisa menyebabkan kelembapan masuk ke modul harness, sehingga menyebabkan korsleting. Dalam beberapa kasus, korsleting listrik bisa menyebabkan kebakaran mobil saat dikemudikan atau saat diparkir dan dimatikan," jelas Departemen Transportasi Amerika Serikat tentang recall produk Kia dan Hyundai tadi.
Akan tetapi, tidak ada kebakaran, kecelakaan, atau cedera yang terkait dengan masalah yang dilaporkan di Amerika Serikat, demikian lanjut keterangan Departemen Transportasi Amerika Serikat.
Pihak pemerintahan ini mengatakan bahwa pihak carmaker masih mengembangkan perbaikan untuk penarikan. Sementara itu, pemilik kendaraan yang terkena dampak disarankan untuk memarkir mobil mereka di luar dan jauh dari rumah dan bangunan lain sampai mobil mereka diperbaiki.
"Ketika perbaikan tersedia, semua pemilik kendaraan yang berpotensi terbakar karena dilengkapi kabel kaitan trailer tadi akan diberitahu melalui surat dengan instruksi untuk membawa kendaraan mereka ke dealer Hyundai atau Kia," pungkas Departemen Transportasi Amerika Serikat.
Baca Juga: Hyundai Recall 123 Ribu Unit Palisade Karena Masalah Wiper di Kaca Depan
Tag
Berita Terkait
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Analisis Taktik Afrika Selatan vs Korea Selatan, Siapa Melaju ke 32 Besar?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Spesifikasi Yamaha R7: Motor yang akan Dipakai di Moto3 Mulai 2028