Suara.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) menyatakan tidak akan membawa konsep yang sama di ajang GAIKINDO Jakarta Auto Week yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada akhir November 2020 nanti.
"Ya, GIIAS mengalami cancellation. Penyelenggaraannya perlu persiapan panjang, karena GIIAS berada di bawah OICA (International Organization of Motor Vehicle Manufacturers) dan menyangkut banyak hal. Sebagai penggantinya dalam masa pandemi COVID-19 akan ada GAIKINDO Jakarta Auto Week dengan fokus pada penjualan," papar Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, saat bincang virtual, Rabu (19/8/2020).
Karena perbedaan fokus dan tujuan penyelenggaraan inilah, Yusak Billy menyatakan bahwa PT HPM masih akan menimbang konsep apa yang akan dibawa ke JCC di akhir November nanti. Pasalnya memang masih ada waku untuk mengolah formulamya.
Selain itu, ia juga menyatakan bahwa pihaknya juga akan mempertimbangkan untuk membawa jajaran produk dari hasil modifikasi Honda Brio.
"Mungkin akan jadi pertimbangan. Karena masih ada technical meeting. Jadi kami akan bicarakan lagi bagaimana nanti keikutsertaan Honda," kata Yusak Billy.
Seperti disebutkan Yusak Billy, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2020 yang direncanakan bakal berlangsung 22 Oktober–1 November 2020 diputuskan batal diselenggarakan tahun ini.
Gantinya adalah sebuah pameran otomotif dengan konsep baru, yakni GAIKINDO Jakarta Auto Week. Gelaran ini disebut mampu menciptakan potensi penjualan mobil secara masif, juga bisa menjadi ajang memperkenalkan produk baru.
Rizwan Alamsjah selaku ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran GAIKINDO mengatakan bahwa pameran ini merupakan pameran yang sangat berbeda konsep dengan GIIAS The Series.
"GIIAS fokus mengedepankan ajang peluncuran produk dan teknologi terbaru dari industri otomotif. Sedang GAIKINDO Jakarta Auto Week tujuannya adalah untuk menggenjot penjualan mobil, baik existing product ataupun yang baru diluncurkan pada pelaksanaan pameran," jelasnya di kesempatan berbeda, yaitu saat mengumumkan pembatalan GIIAS 2020 dan akan diselenggarakannya GAIKINDO Auto Week. 21-29 November 2020.
Baca Juga: Pameran GIIAS 2020 Dipastikan Batal, Ini Gantinya
Berita Terkait
-
Nyesek! Fabio Quartararo Ternyata Bukan Pilihan Utama Honda untuk Direkrut
-
Drama Wheelie di Prancis! Kiara Ramadhipa Ngamuk Salip 7 Pembalap, Amankan 5 Besar Moto3
-
Honda NX500 Resmi Meluncur di Indonesia Gendong Teknologi E-Clutch
-
Ramadhipa Jaga Asa Juara Moto3 Junior Walau Terhambat Kesalahan Start di Prancis
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?
-
Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated
-
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional